Connect with us

Berita Patroli

Berita Patroli

Berita Nasional

Mantan Dankorbrimob Kompak Dukung Suyudi, Apresiasi Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Sejumlah mantan Komandan Korps Brimob yang tergabung dalam PKBB menemui Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto di Mabes Polri. Pertemuan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap langkah pembenahan dan penguatan internal Polri.

Sejumlah mantan Komandan Korps Brimob yang tergabung dalam PKBB menemui Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto di Mabes Polri. Pertemuan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap langkah pembenahan dan penguatan internal Polri.

BERITA PATROLI – JAKARTA

Dukungan terhadap kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto terus mengalir. Kali ini, sejumlah mantan Komandan Korps Brigade Mobil (Dankorbrimob) yang tergabung dalam Paguyuban Keluarga Besar Brimob (PKBB) mendatangi Mabes Polri, Jumat (6/11/2026), untuk memberikan dukungan sekaligus menyampaikan masukan terkait pembenahan institusi Polri.

Pertemuan di Gedung Utama Mabes Polri tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi. Para senior Korps Brimob itu secara terbuka menyatakan dukungan terhadap kebijakan Kapolri, termasuk langkah cepat melakukan mutasi besar-besaran, pemberantasan narkoba, hingga penindakan terhadap personel internal yang terseret perkara hukum.

Kapolri Suyudi menyebut kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian dan dukungan dari para senior yang pernah memimpin Korps Brimob.

“Kami mendapatkan kunjungan kehormatan dari senior-senior kami, para Dankorbrimob pada masanya,” kata Suyudi dalam keterangan video Divisi Humas Polri, Sabtu (7/11/2026).

Suyudi mengungkapkan, para mantan Dankorbrimob memberikan wejangan agar seluruh jajaran Polri tetap solid dalam menghadapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta konsisten menjalankan tugas penegakan hukum.

Ketua Umum PKBB, Komjen (Purn) Imam Sudjarwo, yang pernah menjabat Dankorbrimob Polri periode 2009–2010, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya datang untuk bersilaturahmi, tetapi juga memberikan dukungan terhadap kebijakan Kapolri dalam membangun organisasi Polri yang lebih sehat dan profesional.

Salah satu langkah yang mendapat perhatian khusus adalah keputusan Suyudi melakukan mutasi besar-besaran dalam waktu singkat setelah dilantik menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Imam, mutasi merupakan kebutuhan organisasi untuk memastikan setiap jabatan diisi oleh personel yang tepat.

“Organisasi yang sehat mesti harus diisi orang-orang yang tepat. Ini luar biasa, baru satu hari, dua hari menjabat Kapolri sudah bisa melakukan itu,” ujar Imam.

Tak berhenti pada perombakan jabatan, Imam juga memberikan apresiasi terhadap langkah penindakan kasus narkoba di sejumlah daerah. Namun, yang paling menjadi sorotan adalah keberanian Kapolri menangani perkara dugaan penyadapan ilegal terhadap nomor ponsel Presiden Prabowo Subianto yang menyeret sejumlah perwira tinggi Polri sebagai tersangka.

Menurut Imam, perkara tersebut menjadi ujian tersendiri karena penegakan hukum harus dilakukan terhadap pihak yang berasal dari internal kepolisian sendiri.

“Ini luar biasa yang mengagetkan kita semua, ternyata juga pelakunya adalah dari internal Polri sendiri. Ini adalah keberanian beliau,” tegasnya.

Ia menilai, tidak mudah mengambil langkah penegakan hukum ketika pihak yang harus diproses justru berasal dari lingkungan institusi yang dipimpin sendiri. Namun, prinsip hukum harus tetap ditegakkan tanpa pandang bulu.

Imam bahkan mengaitkan langkah tersebut dengan semangat perjuangan Korps Brimob yang selama ini dikenal dengan moto sekali tampil harus berhasil dan sekali melangkah pantang menyerah.

Ia juga menyebut berbagai langkah Kapolri tersebut berdampak terhadap meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada Polri, yang menurut klaimnya telah mencapai angka 80 persen.

“Ini luar biasa, ini kebanggaan kita semua dan tentu perlu dukungan tidak hanya dari jajaran kepolisian, Korps Brimob Polri, juga dari seluruh masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Dukungan para mantan Dankorbrimob ini sekaligus menjadi dorongan bagi kepemimpinan Kapolri untuk terus memperkuat soliditas, melakukan pembenahan internal, dan memastikan penegakan hukum berjalan tanpa tebang pilih.

(TOMY)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Nasional

To Top