Connect with us

Berita Patroli

Berita Patroli

Pisah Kenal Lurah Dukuh Sutorejo Berlangsung Haru, Isak Tangis Warnai Perpisahan Isworo Andik Sucahyo

Isak tangis mewarnai malam pisah kenal Lurah Dukuh Sutorejo. Setelah lebih dari 4 tahun mengabdi, Isworo Andik Sucahyo, ST., M.M. resmi menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Ari Hardini, ST., M.M. Momen penuh haru ini menjadi bukti eratnya hubungan antara pemimpin dan masyarakat.

Isak tangis mewarnai malam pisah kenal Lurah Dukuh Sutorejo. Setelah lebih dari 4 tahun mengabdi, Isworo Andik Sucahyo, ST., M.M. resmi menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Ari Hardini, ST., M.M. Momen penuh haru ini menjadi bukti eratnya hubungan antara pemimpin dan masyarakat.

BERITA PATROLI – SURABAYA

Suasana haru menyelimuti Pendopo Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Kamis (16/7/2026) malam. Acara pisah kenal dan serah terima jabatan (sertijab) Lurah Dukuh Sutorejo berubah menjadi momen penuh emosional ketika mantan Lurah Isworo Andik Sucahyo, ST., M.M. berpamitan kepada masyarakat yang telah dipimpinnya selama lebih dari empat tahun.

Ratusan undangan dari berbagai unsur masyarakat tampak memadati pendopo kelurahan. Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Mulyorejo, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Puskesmas Kalijudan, Ketua LPMK, para Ketua RW dan RT, PKK, Karang Taruna, KSH, Ketua KIM, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen warga Dukuh Sutorejo.

Malam itu menjadi tonggak estafet kepemimpinan dari Isworo Andik Sucahyo kepada Ari Hardini, ST., M.M. yang resmi mengemban amanah sebagai Lurah Dukuh Sutorejo.

Selama menjabat sejak Oktober 2021, Isworo dinilai berhasil membawa berbagai kemajuan bagi kelurahan. Sejumlah penghargaan berhasil diraih, di antaranya Sertifikat Kelurahan Terbaik Pemerhati RS Unair, Sertifikat KTPR Sutorejo Bahagia, serta penghargaan Pelaksana Terbaik III Program Pokok PKK.

Namun penghargaan tersebut seolah tenggelam oleh suasana haru ketika Isworo menyampaikan sambutan perpisahannya. Dengan suara bergetar, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh perangkat kelurahan dan masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya.

“Tanpa dukungan seluruh pihak, saya bukan siapa-siapa. Selama lebih dari empat tahun sembilan bulan saya bertugas di sini, saya sudah menganggap warga Dukuh Sutorejo sebagai keluarga sendiri,” ucap Isworo yang disambut tepuk tangan dan isak tangis para hadirin.

Ia juga mengajak seluruh warga untuk tetap memberikan dukungan kepada lurah yang baru demi menjaga keberlanjutan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya dan Bu Lurah yang baru tidak ada bedanya. Mohon terus berikan dukungan agar Dukuh Sutorejo semakin maju. Semua yang telah kami kerjakan semata-mata untuk kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Isworo mengaku sempat terkejut saat menerima mutasi sebagai Lurah Kertajaya. Namun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), ia menyadari bahwa setiap penugasan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Acara semakin mengharukan saat para tamu satu per satu memberikan ucapan selamat sekaligus perpisahan. Tidak sedikit warga yang menitikkan air mata saat berjabat tangan dengan Isworo dan istrinya sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi, kedekatan, dan pengabdian yang telah diberikan selama memimpin Kelurahan Dukuh Sutorejo.

Pisah kenal malam itu bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat akan selalu meninggalkan jejak dan kenangan yang mendalam.

(BJP)

To Top