Berita Nasional
Tongkat Komando Satreskrim Polresta Malang Kota Berganti, Kompol Septiawan Resmi Jabat Kasatreskrim, Profesionalisme Jadi Prioritas

Tongkat komando Satreskrim Polresta Malang Kota resmi berpindah. Kompol Septiawan Adi Prihartono dipercaya memimpin jajaran reserse dengan tugas tidak ringan, mulai dari merespons laporan masyarakat, mengungkap tindak pidana hingga memastikan setiap proses penyidikan berjalan profesional, transparan dan sesuai ketentuan hukum.
BERITA PATROLI – MALANG
Tongkat kepemimpinan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Malang Kota resmi berganti. Kompol Septiawan Adi Prihartono kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kasatreskrim, menggantikan Kompol Rahmad Aji Prabowo yang mendapat penugasan baru di Mabes Polri sebagai Kortaspidkor.
Serah terima jabatan (sertijab) digelar khidmat di Lapangan Apel Polresta Malang Kota, Kamis pagi. Prosesi dipimpin langsung Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS, serta dihadiri Wakapolresta AKBP Alex Sandy Siregar, jajaran pejabat utama, para kapolsek, hingga personel Polri dan PNS di lingkungan Polresta Malang Kota.
Dalam amanatnya, Kapolresta menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi, penyegaran sekaligus pembinaan karier personel. Namun, khusus posisi Kasatreskrim, tuntutan yang diemban tidak ringan. Satreskrim merupakan salah satu ujung tombak Polri dalam mengungkap tindak pidana sekaligus memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.
Kombes Pol Danang memberikan apresiasi atas dedikasi Kompol Rahmad Aji Prabowo selama memimpin Satreskrim Polresta Malang Kota. Sejumlah perkara menonjol berhasil ditangani, termasuk pengungkapan kasus penganiayaan terhadap seorang balita oleh ibu kandungnya.
Capaian tersebut menjadi bagian dari catatan pengabdian Kompol Rahmad sebelum melanjutkan tugas di lingkungan Mabes Polri. Kapolresta berharap pengalaman dan rekam jejak tersebut menjadi bekal dalam menjalankan amanah barunya sebagai Kortaspidkor.
Sementara itu, Kompol Septiawan Adi Prihartono memasuki jabatan Kasatreskrim dengan membawa pengalaman di bidang kewilayahan. Perwira asal Surabaya dan lulusan Akpol 2012 tersebut sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Candi, Polresta Sidoarjo.
Pergantian pucuk pimpinan Satreskrim tentu bukan sekadar pergantian nama di struktur organisasi. Kasatreskrim baru dituntut mampu membaca karakteristik wilayah hukum Kota Malang, memetakan potensi gangguan kamtibmas, sekaligus memastikan setiap perkara ditangani berdasarkan prosedur hukum dan alat bukti yang sah.
Kombes Pol Danang meminta Kompol Septiawan segera melakukan pemetaan wilayah dan langsung bekerja mengawal program penegakan hukum yang telah berjalan. Profesionalisme penyidik, ketelitian dalam proses penyidikan, ketepatan waktu, serta pelayanan yang humanis menjadi sejumlah penekanan yang harus dijaga.
Tak kalah penting, sinergi internal maupun koordinasi dengan berbagai instansi terkait harus diperkuat. Setiap proses hukum dituntut berjalan transparan, akuntabel dan berkeadilan, sehingga tidak hanya menghasilkan penegakan hukum, tetapi juga menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat.
Kini, tantangan berada di pundak Kompol Septiawan. Publik tentu berharap perubahan kepemimpinan tersebut tidak sekadar menjadi rotasi administratif, melainkan mampu menghadirkan peningkatan kinerja Satreskrim dalam merespons laporan masyarakat, mengungkap perkara, serta memberikan kepastian hukum.
Dengan semangat presisi, profesional dan humanis, tongkat komando Satreskrim Polresta Malang Kota resmi berpindah. Saatnya pejabat baru membuktikan bahwa kepercayaan tersebut dijawab dengan kerja nyata dan penegakan hukum yang semakin tajam, transparan serta berkeadilan.
(Tomy, Arief)




You must be logged in to post a comment Login