Connect with us

Berita Patroli

Berita Patroli

Hukum dan Kriminal

Predator Berkedok Lowongan Kerja Ditangkap di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Mahasiswi Disekap dan Diperkosa di Kontrakan Harian

Akhir pelarian predator berkedok lowongan kerja. Feri Dg Rumpa dibekuk polisi sesaat setelah turun dari kapal di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Polisi ungkap pelaku diduga sudah menyiapkan korban baru.

Akhir pelarian predator berkedok lowongan kerja. Feri Dg Rumpa dibekuk polisi sesaat setelah turun dari kapal di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Polisi ungkap pelaku diduga sudah menyiapkan korban baru.

BERITA PATROLI – SURABAYA

Wajah predator berkedok pencari kerja akhirnya terbongkar. Feri Dg Rumpa (33), pria asal Sumatera yang diduga menyekap dan memperkosa seorang mahasiswi di Makassar dengan modus lowongan kerja palsu, akhirnya diringkus polisi saat mencoba kabur ke Surabaya.

Pelaku dibekuk aparat sesaat setelah turun dari kapal di Pelabuhan Tanjung Perak, Sabtu (16/5/2026). Polisi mengungkap, di balik pelariannya, Feri ternyata sudah menyiapkan aksi baru untuk mencari korban lain di Surabaya.

Kapolrestabes Makassar, Arya Perdana mengatakan, pelaku sengaja berpindah kota untuk menghindari identitasnya mudah dikenali sekaligus melanjutkan modus kejahatan yang sama.

“Setelah aksinya di Makassar selesai, pelaku berencana berpindah ke Surabaya dan kembali menjalankan modus yang sama,” tegas Arya, Minggu (17/5/2026).

Modus yang digunakan terbilang licik. Pelaku memasang iklan lowongan kerja baby sitter melalui media sosial untuk memancing korban perempuan datang menemuinya. Begitu korban percaya, pelaku membawa target ke rumah kontrakan harian yang sudah disiapkan sebagai lokasi penyekapan.

Di tempat itulah korban diduga mengalami kekerasan seksual selama dua hari, sejak Jumat (8/5) hingga Minggu (10/5).

“Pelaku sengaja menyewa rumah harian untuk menjebak korban. Jadi bukan kontrakan bulanan, memang dipakai sementara untuk menjalankan aksinya,” ungkap Arya.

Tak berhenti sampai di situ, usai memperkosa korban, pelaku juga diduga merampas motor dan handphone milik korban sebelum melarikan diri keluar kota.

Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Supriadi Gaffar mengungkapkan, barang milik korban bahkan sudah dijual pelaku seharga Rp3 juta untuk biaya pelarian.

“Pelaku mengakui telah menjual motor dan HP milik korban kepada seseorang berinisial SU,” katanya.

Polisi kini mendalami kemungkinan adanya korban lain. Sebab, sebelum ditangkap, pelaku diketahui sudah kembali menyebarkan lowongan kerja palsu di Surabaya melalui Facebook untuk mencari target baru.

Selain kasus pemerkosaan, Feri juga disebut pernah terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor di Kabupaten Takalar. Polisi menduga masih ada tindak pidana lain yang berkaitan dengan pelaku.

Kini, pelaku telah dibawa ke Polrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan intensif dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

(Tomy)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Hukum dan Kriminal

To Top