Berita Nasional
Diduga Jaminkan Surat Tanah Fiktif, Nur Rochmad Pegawai Sampoerna, Layak Di Polisikan
PASURUAN, BERITA PATROLI – Dengan berbekal selembar surat petok D atas nama Abd Rakim, nomor 1610 lokasi desa Durensewu Pandaan. Nur Rochmad, 45 tahun, warga dusun Kandangan Krajan RT 001 RW 002 desa Bulukandang Prigen Pasuruan. Nur Rochmad yang dikenal sebagai karyawan PT Sampoerna ini, menawarkan penanaman saham dan modal kepada inisial MF, warga Sukorejo Pasuruan.
Berdasarkan Surat Perjanjian Tanam Saham dan Modal tertanggal 27-04-2018, Nur Rochmad menerima uang sebesar 10 juta rupiah. Dalam surat perjanjian Nur Rochmad berjanji dan bersedia memberikan bagi hasil usaha kepada MF setiap bulan sebesar 600 ribu selama dua setengah tahun. Namun Nur Rochmad hanya memberikan hasil usaha selama 12 bulan dan selebihnya macet serta dirinya tidak bisa menepati perjanjian dan cenderung menghindar dari tanggung jawab.
MF selanjutnya berusaha memastikan perihal keabsahan petok D dimaksud kepada kepala desa Durensewu Pandaan. Dikabarkan bahwa ternyata petok D tersebut diduga fiktif dan tidak ada fisiknya. Beberapa awak media Pasuruan berusaha mengkonfirmasi kepada Kades Durensewu Pandaan, namun masih belum mendapatkan jawaban lantaran Kades Durensewu tidak ada ditempat. Rabu 16-02-2022.
Senin 21-02-2022, Wahi Kades Bulukandang dengan didampingi Sekses Muhaimin dan Kasun Kandangan Krajan, mempertemukan Nur Rochmad dan MF dikantor desa Bulukandang. MF menjelaskan maksud pertemuan tersebut agar sejumlah uang miliknya bisa dikembalikan oleh Nur Rochmad sesuai dengan surat perjanjian tanam saham dan modal, dan MF menerangkan bahwa dirinya pernah menanyakan kepada Kades Durensewu perihal keabsahan petok D sebagai jaminan tersebut, ternyata dapat jawaban dari Kades Durensewu bahwa tanah tersebut adalah fiktif alias tidak ada tanah didesa Durensewu atas nama Abd Rakim dimaksud. Sehingga MF merasa kecewa.
Dalam pertemuan tersebut, Kades Wahi berpesan kepada para pihak agar permasalahan itu diselesaikan secara kekeluargaan dan apabila memang masih dingkari maka silahkan diselesaikan secara hukum yang berlaku. Selanjutnya Nur Rochmad berjanji dan membuat surat pernyataan bermaterai dengan ditanda tangani dan disaksikan oleh kades Wahi dan Sekdes Muhaimin, tertanggal 21-02-2022. Namun sampai batas waktu yang dijanjikan tersebut, Nur Rochmad, lagi lagi tetap mengingkari janji.
Senin 21-03-2022, beberapa awak media Pasuruan berusaha melakukan penelusuran dilingkungan dusun Kandangan Krajan Bulukandang tempat tinggal Nur Rochmad. Beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat, kepada awak media menyampaikan.” Bahwa sebaiknya permasalahan Nur Rochmad ini dilaporkan kepada Polisi saja, karena sebelumnya juga banyak yang menagih dan hanya ditemui ibunya Mad ( Nur Rochmad ) bahkan ada yang sampai kepingin tidur dirumah ibunya Mad, karena uangnya belum dikembalikan.” Jelas tetangga yang tidak ingin disebutkan namanya. BERSAMBUNG……..( muin/endang/tim )
