Hukum dan Kriminal
Dua Pemuda Diringkus Aparat Saat Sedang Pesta Sabu di Makam Keramat

2 Pelaku diamankan beserta BB
GRESIK – Berita Patroli – Dua pemuda asal Desa Leran, Kecamatan Manyar, Gresik, tak pandang saat asyik pesta sabu sambil mengedarkan barang haram. Tempat yang tak tanggung-tanggung yakni makam keramat Mbah Buyut Ismail yang disakralkan masyarakat setempat.
Kedua tersangka yang diamankan yakni Muhammad Zakaria Ansori (44) dan Syaifuddin (35). Keduanya warga Desa Leran, Kecamatan Manyar. Dari dua tersangka itu, satu tersangka merupakan residivis baru keluar dari penjara dengan kasus yang sama.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penangkapan kedua tersangka tersebut berawal informasi masyarakat. Mendapat informasi itu, anggota Unit Reskrim Polsek Manyar melakukan patroli.
Sewaktu melintas di Desa Leran melihat pemuda yang gerak-geriknya mencurigakan saat nongkrong di area makam Mbah Buyut Ismail.
Kemudian setelah anggota unit reskrim Polsek Manyar mendekat gerombolan pemuda tersebut sebagian kabur kocar-kacir. Namun, dua orang berhasil diamankan. Kemudian anggota unit reskrim Polsek Manyar melakukan pemeriksaan ditemukan alat penghisap sabu yang dipakai untuk pesta. Selanjutnya, kedua pemuda dibawa ke Polsek Manyar untuk proses lebih lanjut.
Kapolsek Manyar AKP Tatak Sutrisna membenarkan telah mengamankan dua tersangka kasus narkoba di wilayah Kecamatan Manyar.
“Iya kita amankan dua pelaku berinisial MZA dan SN, keduanya sudah kami tetapkan tersangka. Salah satu pelaku MZA merupakan redieivis baru keluar dari penjara,” tuturnya, Senin (8/01/2024).
Ia menambahkan, dari pengakuan kedua tersangka hasil penjualan narkoba jenis sabu untuk membeli sabu lagi.
“Hasil penjualan sabu untuk dibelikan sabu-sabu lagi dan sebagian dibuat judi online. Tersangka juga mengaku sudah satu tahun menjalankan bisnis barang haram ini,” imbuhnya.
Selain mengamankan kedua tersangka petugas juga mengamankan barang bukti yaitu 1 unit sepeda motor Suzuki Satria 150 FU warna hitam tanpa plat nomor. Satu buah clip plastic warna putih bening bekas pakai narkotika jenis sabu dengan berat timbang 0,24 gram. Satu buah clip plastic warna putih bening yang berisi sabu dengan berat timbang 0,42 gram beserta bungkusnya serta 2 buah ponsel.
“Kedua tersngka kami jerat Pasal 114 Jo 112 Jo 132 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tandasnya.
(Red)
