Berita Nasional
Kadisdik Pasuruan Berharap, Kendala Bisa Diatasi Dengan Menggunakan Dana BOS
PASURUAN, BERITA PATROLI – Kebutuhan guru untuk tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Pasuruan untuk tahun 2022 masih belum tercukupi. Jumlahnya bahkan mencapai ribuan. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Pasuruan, Hasbullah.
Ia mengatakan, saat ini jumlah guru TK, SD, dan SMP Negeri di Kabupaten Pasuruan sekitar 5600-an orang. Jumlah tersebut ternyata masih belum sebanding dengan jumlah anak didik yang sangat banyak.
Hasbullah menjelaskan, meskipun sudah ada ribuan guru, Kabupaten Pasuruan yang terdiri dari 24 kecamatan masih membutuhkan sekitar 2.800 guru lagi. Hanya saja, untuk merekrut jumlah guru sebanyak itu, Pemkab Pasuruan memiliki kendala anggaran yang tak cukup.
Kendala anggaran untuk merekrut guru tersebut, menurut Hasbullah bisa disiasati dengan diambilkan melalui Dana BOS (bantuan operasional sekolah). Terlebih lagi saat ini banyak guru yang lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sehingga slot gaji bisa dialihkan ke guru yang baru saja direkrut.
“Banyak guru yang diterima melalui PPPK, yang mana gajinya langsung dibayarkan oleh pusat. Apabila dibutuhkan guru lagi di sekolah yang sama maupun di sekolah yang lain, maka gajinya yang lama bisa dialihkan untuk guru yang baru,” ungkapnya.
Sebagai tambahan, tahun ini ada banyak ASN guru di Kabupaten Pasuruan yang pensiun. Totalnya sekitar 250-300 guru serta tenaga fungsional yang juga pensiun. (muin/ndang/hudi/tim )
