JATIM
Imigrasi Madiun Hadir dalam Pelayanan Jemput Bola “Bahana Bersahaja”, Dekatkan Layanan ke Masyarakat

Tak perlu jauh-jauh ke kantor, kini informasi keimigrasian hadir langsung di desa. Melalui kegiatan Bahana Bersahaja, Imigrasi Madiun memberikan edukasi seputar paspor dan penggunaan aplikasi M-Paspor agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan keimigrasian yang cepat, transparan, dan modern.
BERITA PATROLI – MADIUN
Upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun. Kali ini, Imigrasi Madiun hadir langsung di tengah warga melalui kegiatan pelayanan jemput bola “Bahana Bersahaja” yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Madiun di Desa Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Rabu (10/6/2026).
Kehadiran Imigrasi Madiun dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi seputar layanan keimigrasian tanpa harus datang langsung ke kantor imigrasi.
Melalui stan layanan informasi keimigrasian, petugas memberikan edukasi dan konsultasi terkait berbagai layanan, mulai dari prosedur pembuatan Paspor Republik Indonesia hingga persyaratan yang harus dipenuhi oleh pemohon.
Tak hanya itu, masyarakat juga mendapat pendampingan langsung dalam penggunaan aplikasi M-Paspor, platform digital yang memudahkan proses pengajuan paspor secara daring. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keimigrasian berbasis teknologi yang kini semakin mudah diakses.
Kehadiran layanan jemput bola tersebut merupakan wujud komitmen Kantor Imigrasi Madiun dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, cepat, dan transparan kepada masyarakat.
Melalui partisipasi dalam program Bahana Bersahaja, Imigrasi Madiun berharap masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat terkait keimigrasian sekaligus memahami berbagai kemudahan layanan yang telah disediakan pemerintah.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menghadirkan akses informasi yang mudah dijangkau hingga ke pelosok desa, sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan dalam memperoleh layanan maupun informasi keimigrasian.
@pria/jgt-88.















You must be logged in to post a comment Login