JATIM
Polres Jombang Sosialisasikan Pemanfaatan AI Secara Bijak kepada Pelajar SMA PGRI 1 Jombang, Cegah Hoaks di Era Digital

Polres Jombang membekali 60 pelajar SMA PGRI 1 Jombang dengan edukasi pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara bijak. Di tengah derasnya arus informasi digital, pelajar didorong untuk kritis, mampu memverifikasi informasi, serta tidak mudah terjebak hoaks.
BERITA PATROLI – JOMBANG
Kemajuan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) tidak hanya menawarkan kemudahan, tetapi juga membawa tantangan serius bagi generasi muda. Kemampuan membuat konten, mengolah informasi hingga menghasilkan berbagai bentuk tulisan dan gambar membuat AI harus digunakan secara cerdas dan bertanggung jawab.
Menyikapi perkembangan tersebut, Polres Jombang melalui tim sosialisasi memberikan edukasi kepada 60 pelajar SMA PGRI 1 Jombang, Jalan Pattimura V/73, Desa Sengon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.
Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Tim Sosialisasi, Ipda Oki Agung Septian, S.H., dengan materi utama mengenai pemanfaatan AI secara bijak sekaligus pentingnya meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar.
Ipda Oki menegaskan, kehadiran AI harus disikapi dengan pemahaman yang memadai. Pelajar tidak boleh sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi harus mampu menilai, menyaring, dan memastikan kebenaran informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.
“Kami memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) secara bijak, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menyaring informasi guna mencegah penyebaran hoaks di era digital,” terang Ipda Oki.
Menurutnya, derasnya arus informasi di media digital membuat kemampuan melakukan verifikasi menjadi semakin penting. Informasi yang dihasilkan maupun diperoleh melalui teknologi AI tetap perlu diperiksa kembali kebenaran dan sumbernya.
Edukasi tersebut juga mendorong para pelajar agar menjadikan AI sebagai sarana yang mendukung kegiatan positif, khususnya dalam proses belajar, kreativitas, pengembangan pengetahuan, dan aktivitas produktif lainnya.
Polres Jombang berharap literasi AI yang diberikan sejak bangku sekolah dapat membentuk generasi muda yang tidak mudah terpengaruh informasi palsu serta memiliki kesadaran terhadap penggunaan teknologi secara bertanggung jawab.
“Kami berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang cerdas dalam menggunakan teknologi, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, dan mampu menggunakan AI untuk hal-hal yang positif serta produktif,” pungkasnya.
Langkah edukatif tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam membangun kesadaran digital di kalangan generasi muda. Di tengah perkembangan AI yang semakin cepat, kecerdasan dalam menggunakan teknologi dinilai sama pentingnya dengan kemampuan menguasai teknologi itu sendiri.
(Safrudin)




You must be logged in to post a comment Login