Berita Nasional
Abaikan Panggilan KPK di Tengah Badai Korupsi, Khofifah Pilih Wisuda Anak

Gubernur Khofifah Indar Parawansa
Berita Patroli – Surabaya
Di tengah kasus dugaan korupsi dana hibah di Jawa Timur, Gubernur Khofifah Indar Parawansa justru mangkir dari panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena menghadiri wisuda sang putra di China.
Khofifah seharusnya diperiksa KPK sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi pengurusan dana hibah untuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang bersumber dari APBD Jawa Timur tahun anggaran 2021–2022. Namun, ia tidak hadir karena sedang menjalani cuti ke luar negeri.
“Bu Gubernur hari ini sampai Minggu (22 Juni) sedang cuti untuk menghadiri wisuda putranya di China,” ujar Sekretaris Daerah Jawa Timur, Adhy Karyono, Jumat (20/6).
Meski demikian, Adhy memastikan roda pemerintahan tetap berjalan. Posisi Khofifah untuk sementara diisi Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur. Cuti Khofifah sendiri telah disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri.
“Seperti aturan yang berlaku, otomatis Plt Gubernur diisi oleh Pak Emil,” jelas Adhy.
Sementara itu, penyidikan kasus dugaan korupsi hibah Pokmas terus bergulir. Sehari sebelumnya, mantan Ketua DPRD Jawa Timur sekaligus eks Ketua DPD PDIP, Kusnadi, diperiksa KPK dalam kapasitasnya sebagai saksi. Ia merupakan salah satu tersangka utama dalam perkara tersebut.
Tak hanya itu, penyidik KPK juga telah menyita sejumlah aset terkait kasus ini, termasuk rumah dan tanah. Bahkan, 21 orang dicegah bepergian ke luar negeri guna mendukung proses penyidikan.
Tahun lalu, penyidik KPK juga sempat menggeledah ruang kerja Khofifah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Meskipun belum ada pernyataan resmi mengenai status hukum Khofifah dalam perkara ini, ketidakhadirannya dalam pemeriksaan tentu memunculkan pertanyaan publik. (Tomy, Arinta, Saiful, Solihin)















You must be logged in to post a comment Login