Connect with us

Berita Patroli

Berita Patroli

Berita Nasional

Dikpa Jihandak 2026 Digelar, TNI AD Siapkan Penjinak Bom Hadapi Ancaman Modern

Pendidikan Perwira Jihandak 2026 digelar di Bogor. TNI AD menyiapkan prajurit penjinak bom yang siap menghadapi ancaman nyata di medan tugas, dari ranjau hingga teknologi drone. Disiplin dan ketelitian menjadi kunci, karena satu kesalahan bisa berakibat fatal.

Pendidikan Perwira Jihandak 2026 digelar di Bogor. TNI AD menyiapkan prajurit penjinak bom yang siap menghadapi ancaman nyata di medan tugas, dari ranjau hingga teknologi drone. Disiplin dan ketelitian menjadi kunci, karena satu kesalahan bisa berakibat fatal.

Berita patroli – Bogor

Ancaman bahan peledak kian nyata dan mematikan. Menjawab tantangan itu, TNI Angkatan Darat melalui Korps Zeni menggelar Pendidikan Perwira Penjinak Bahan Peledak (Dikpa Jihandak) Tahun Anggaran 2026 di Bogor, Jawa Barat.

Pembukaan pendidikan dipimpin Wakil Komandan Pusdikzi, Kolonel Czi Arief Hidayat, dengan membacakan amanat Kapusziad Mayjen TNI Budi Hariswanto. Dalam pesannya, Kapusziad menegaskan bahwa kemampuan Jihandak bukan sekadar keahlian tambahan, melainkan kemampuan inti yang menyangkut hidup dan mati prajurit di medan tugas.

Suasana pembukaan juga diwarnai duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit peacekeeper Indonesia di Lebanon akibat ledakan ranjau. Tragedi ini menjadi alarm keras bahwa ancaman bahan peledak adalah bahaya nyata yang tidak bisa dianggap remeh.

“Ini bukan teori. Ini ancaman riil yang bisa terjadi kapan saja dan di mana saja,” tegas Kapusziad dalam amanatnya.

Ia juga mengingatkan bahwa medan ancaman kini berkembang, termasuk penggunaan bahan peledak melalui UAV atau drone. Karena itu, para perwira peserta didik dituntut adaptif terhadap teknologi, sekaligus memiliki ketenangan tinggi dan kepatuhan mutlak terhadap prosedur operasi.

Kesalahan kecil dalam tugas Jihandak bukan hanya fatal, tetapi bisa merenggut nyawa. Disiplin tanpa kompromi menjadi harga mati dalam setiap latihan dan penugasan.

Melalui pendidikan ini, TNI AD menargetkan lahirnya perwira-perwira Zeni yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki naluri tempur tajam, respons cepat, dan mental baja. Mereka diproyeksikan siap mengemban tugas strategis, mulai dari pengamanan VVIP hingga misi internasional di wilayah konflik.

Dikpa Jihandak 2026 bukan sekadar pendidikan, ini adalah garis depan pertahanan menghadapi ancaman bom yang semakin canggih dan tak terduga.

(Tomy)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Nasional

To Top