Berita Nasional
Berpengalaman di Dunia Reserse, AKBP David Manurung Dipercaya Jabat Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya

Mutasi besar Polda Jatim membawa nama AKBP David Manurung ke kursi Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya. Pengalaman panjang di bidang reserse kriminal menjadi modal utama menghadapi kompleksitas kasus di kota pahlawan.
BERITA PATROLI – SURABAYA
Pergantian pucuk pimpinan Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya resmi menghadirkan wajah baru. Sosok AKBP David Manurung kini dipercaya mengemban jabatan strategis sebagai Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya menggantikan AKBP Edy Herwiyanto.
Penunjukan David bukan tanpa alasan.
Perwira menengah Polri tersebut dikenal memiliki rekam jejak panjang di bidang reserse kriminal dan pernah menangani berbagai perkara menonjol selama bertugas di sejumlah wilayah di Jawa Timur.
Sebelum masuk ke Polrestabes Surabaya, David menjabat sebagai Kabagwassidik Ditressiber Polda Jatim. Meski terakhir bertugas di bidang siber, kariernya justru lebih banyak ditempa di lini reserse kriminal lapangan.
David pernah menduduki posisi Kasat Reskrim Polres Bangkalan pada periode Mei 2019 hingga Januari 2020. Setelah itu, ia kembali dipercaya memimpin Satreskrim Polres Lamongan.
Pengalaman tersebut membuat namanya dikenal sebagai salah satu perwira reserse yang matang dalam penanganan kasus kriminal umum.
Karier David terus menanjak ketika dipercaya menjabat Wakapolres Bojonegoro selama kurang lebih dua tahun sejak November 2022 hingga Januari 2025. Setelah menyelesaikan Pendidikan Sespimmen Polri Dikreg ke-65 Tahun 2025, ia sempat bertugas sebagai Analis Kebijakan Pertama Bidang Dalpers Biro SDM Polda Jatim sebelum akhirnya masuk Ditressiber Polda Jatim.
Kini, tongkat estafet kepemimpinan Satreskrim Polrestabes Surabaya resmi berada di tangannya. Tantangan besar pun menanti David mengingat Polrestabes Surabaya merupakan salah satu barometer penegakan hukum di Jawa Timur dengan kompleksitas kasus kriminal yang tinggi, mulai dari kejahatan jalanan, narkotika, hingga kasus-kasus siber dan kriminal terorganisir.
Sementara itu, posisi Kabagwassidik Ditressiber Polda Jatim yang ditinggalkan David akan diisi oleh AKBP Rudy Prabowo, perwira menengah yang sebelumnya bertugas di Polda Banten.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier personel Polri.
“Mutasi jabatan itu dilakukan untuk memberikan penyegaran serta meningkatkan kinerja masing-masing personel. Selain itu, mutasi dilakukan untuk pembinaan karier, peningkatan profesionalisme, serta peningkatan kompetensi,” ujar Abast.
Rotasi jabatan kali ini menjadi salah satu mutasi terbesar di lingkungan Polda Jatim sepanjang tahun 2026 dengan total 847 personel mendapatkan penugasan baru di berbagai wilayah dan satuan kerja.
(Tomy)















You must be logged in to post a comment Login