BREAKING NEWS
4 Orang Dari 300 Pembuat Petisi atas Perangkat Desa Kedoyo Arogan, Hari Senin Jalani Pemeriksaan oleh Inpektorat Tulungagung

4 warga yang diperiksa atas Petisi 300 warga Kedoyo (Dok. Istimewa)
TULUNGAGUNG – Berita Patroli
Hari ini senin 22 April 2024 sekitar jam 10 pagi, 4 perwakilan dari 300 warga Pembuat Petisi, Mosi tidak percaya terhadap Oknum Perangkat Desa Kedoyo jalani pemeriksaan secara Marathon Oleh Inpekstorat.
Pemeriksaan ini guna kelengkapan Berkas atas dugaan sikap indiplisiner SPGT atas kearogasiannya terhadap warga Kedoyo selama menjabat.
Pemeriksaan pertama dijalani Andrianto dan Pak Sampun diruang lantai 2 dengan materi dugaan penjualan Tanah Bejo secara ilegal, Pungli Penerbitan 50 lebih Sertifikat warga oleh SPGT, dan sikap arogansiannya ke warga yang dinilai sudah tidak sepantasnya dilakukan oleh seorang ASN,” Saya diperiksa pak Mas fud diruang terpisah dari pak sampun, dan kedepannya disuruh siapkan data pungli penerbitan 50 lebih sertifikat warga yang dilakukan SPGT,” ujar Andrianto.
Lebih lanjut Andrianto menambahkan, bahwa dirinya juga sampaikan bahwa selama ini SPGT dinilai arogan, sombong kepada banyak warga, lek aku musuh kekuatane bangsane wong sak Kedoyo, kui mek sak gegeman tanganku kiwo, (power orang se Kedoyo itu hanya segengaman tangan kiri saya),” pungkas Andrianto saat tirukan Ucapan SPGT oknum perangkat desa Kedoyo.
Pemeriksaan oleh inspektorat ini dilakukan hampir 2 jam lebih. Dengan materi dasar aduan dan isi Petisi 300 warga Kedoyo yang sudah tidak inginkan lagi SPGT menjabat di Kedoyo.
Dalam keterangannya Pak Sampun saat di periksa Inspektorat mengatakan, saya dimintai keterangan atas Pungli Penerbitan 50 lebih sertifikat tanah yang lewat jalurnya SPGT. Semua sudah saya ungkapkan dan sampaikan apa yang jadi keluh kesah warga selama ini, saya berharap akan ada sangsi tegas kepada SPGT dari pemkab Tulungagung,” ujar Pak Sampun.
Mas fud staf inspektorat Tulungagung kepada awak media mengatakan, hari ini kita periksa 4 warga atas Petisi 300 warga Kedoyo, dan kita juga meminta warga siapkan bukti tambahan dan keterangan tambahan atas Dugaan pungli penerbitan 50 sertifikat tersebut,” ujarnya.
Ibud tokoh pemuda Kedoyo dalam keterangannya usai diperiksa Inspektorat menuturkan, hari ini kita berikan keterangan sebenar – benarnya atas kisruh di Kedoyo yang selama ini terjadi. 10 Februari 2024 silam Petisi kita serahkan Ke Bupati agar diambil sikap Tegas Ke SPGT dipecat atau dibuang keluar dari desa Kedoyo,” untuk tambahan buat rekan pers se Tulungagung raya, bahwa Kamis tanggal 25 april 2024 besuk, kita akan gelar Unjuk rasa dengan sasaran Balai desa Kedoyo dan beberapa kantor Pemerintahan Lainnya,” pungkas Ibud duda lapuk skaligus bos muda Plafon sukses.
(ris.had)















You must be logged in to post a comment Login