Connect with us

Berita Patroli

Berita Patroli

Berita Nasional

Arahan Pelayanan PRIMA Jajaran Ditlantas POLDA Jawa Timur dibawah Kepemimpinan, Dirlantas Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Iwan Saktiadi., S.I.k, M.H., M.Si.

"Polisi Lalu Lintas adalah ETALASE-nya POLRI, yang menampilkan wajah POLRI secara langsung kepada masyarakat. Pelaksana UU No. 22 Tahun 2009 tentang LLAJ (Lalu Lintas dan Angkutan Jalan), yang mana POLRI juga sebagai KAMDAGRI sebagaimana diatur dalam UU No. 02 Tahun 2002 tentang Kepolisian.Polantas mengabdi, melayani masyarakat, memberikan pelayanan yang prima, istimewa, membuat inovasi-inovasi tiada henti untuk masyarakat. Polantas ibarat peredaran darah. Polantas harus HUMANIS, persuasif, dan mengedepankan sisi komunikasi agar setiap informasi mengenai peraturan berlalu lintas dapat dipahami dengan mudah oleh masyarakat," ujar Dirlantas Polda Jawa Timur ini.

“Polisi Lalu Lintas adalah ETALASE-nya POLRI, yang menampilkan wajah POLRI secara langsung kepada masyarakat. Pelaksana UU No. 22 Tahun 2009 tentang LLAJ (Lalu Lintas dan Angkutan Jalan), yang mana POLRI juga sebagai KAMDAGRI sebagaimana diatur dalam UU No. 02 Tahun 2002 tentang Kepolisian.
Polantas mengabdi, melayani masyarakat, memberikan pelayanan yang prima, istimewa, membuat inovasi-inovasi tiada henti untuk masyarakat. Polantas ibarat peredaran darah. Polantas harus HUMANIS, persuasif, dan mengedepankan sisi komunikasi agar setiap informasi mengenai peraturan berlalu lintas dapat dipahami dengan mudah oleh masyarakat,” ujar Dirlantas Polda Jawa Timur ini.

Berita Patroli – Jawa Timur

Perwira santun alumnus Akademi Kepolisian 1998 ini menikah dengan Retno Kusuma Dewi, salah satu calon Jenderal Polri ini banyak bertugas di lalulintas. Saat pangkat AKP (Ajun Komisaris Polisi), pernah dipercaya menjabat sebagai Kasatlantas Polres Kab. Lamongan, Kasatlantas Polres Kabupaten Sidoarjo Polda Jawa Timur.

Belakangan ini, kepercayaan masyarakat terhadap polisi semakin menurun akibat beberapa kasus yang menimpa institusi Polri.

Satu-satunya belum lama ini ada pembunuhan yang dilakukan oknum Polri alumnus Akademi Kepolisian yang berdinas di NTB, gara-gara rebutan “wanita”, dengan tega dan sadis serta tidak bermurani “mematahkan” leher oknum Bintara POLRI. Miris memang.

Sejalan dengan hal tersebut, dengan mengusung tema Sinergi Polisi dan Masyarakat, Pelayanan Prima, karena Polantas adalah etalase-nya Polri. Karena Polantas selalu tampil di depan, selalu menjadi barometer (ukuran) keberhasilan POLRI.

Kepada awak media, Iwan Saktiadi, perwira menengah Polri yang dikenal dekat dengan kuli tinta ini menyampaikan,
“Bahwa untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap Polantas yang merupakan bagian dari Polri perlu adanya strategi kerjasama antara Polantas dan masyarakat. Menurutnya, Polantas harus selalu memberikan pelayanan istimewa, pelayanan dengan ikhlas, sepenuh hati kepada masyarakat, aplikasikan Rastra Sewakottama, TRIBRATA, hingga masyarakat merasa terlayani dengan baik. Keberhasilan POLRI adalah rasa keamanan, kenyamanan masyarakat, dan juga dalam penegakkan hukum di jalan, disaat melaksanakan operasi PATUH 2025 agar terciptanya keamanan dan ketertiban.”

“Ini yang selalu kita kedepankan, sehingga tanggung jawab Kamtibmas juga merupakan tanggung jawab bersama. Mudah-mudahan kedepannya, Polantas akan lebih profesional sesuai dengan misinya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sesuai dengan keinginan masyarakat, sebagaimana diatur dalam UU No. 02 Tahun 2002 Tentang Kepolisian, dan juga dalam penegakkan hukum sebagaimana diatur dalam UU No. 22 Tahun 2009 Tentang LLAJ (Lalulintas Angkutan Jalan),” urai perwira menengah asal Cilacap ini.

Lebih lanjut, perwira yang tekun beribadah ini menambahkan,
“Meningkatkan kapasitas Polantas dalam melayani masyarakat sangatlah penting. Dinamika di masyarakat, para anggota Polantas (Polri) dituntut untuk mengembangkan kapasitasnya secara profesional, profesional, untuk ‘meretas’ Indonesia emas sebagaimana arahan Presiden di tahun 2045 mendatang.”

Maraknya kecelakaan lalu lintas selalu diawali oleh pelanggaran, baik pelanggaran pengemudi Ranmor maupun kondisi sarana dan prasarana. Jadi, ikuti peraturan berlalu lintas secara baik dan benar. Polantas selalu memberikan edukasi secara humanis hingga penindakan secara hukum kepada pelanggar, agar bisa tercipta ketertiban dalam berlalu lintas.Kecelakaan di jalan raya rata-rata menimpa usia produktif. Banyak yang berakibat fatal: meninggal dunia bahkan cacat permanen. Ini akan berdampak pada menurunnya kondisi sosial ekonomi bagi masyarakat yang mengalami kecelakaan, karena rata-rata yang terlibat kecelakaan merupakan tulang punggung bagi keluarga.

Maraknya kecelakaan lalu lintas selalu diawali oleh pelanggaran, baik pelanggaran pengemudi Ranmor maupun kondisi sarana dan prasarana. Jadi, ikuti peraturan berlalu lintas secara baik dan benar. Polantas selalu memberikan edukasi secara humanis hingga penindakan secara hukum kepada pelanggar, agar bisa tercipta ketertiban dalam berlalu lintas.
Kecelakaan di jalan raya rata-rata menimpa usia produktif. Banyak yang berakibat fatal: meninggal dunia bahkan cacat permanen. Ini akan berdampak pada menurunnya kondisi sosial ekonomi bagi masyarakat yang mengalami kecelakaan, karena rata-rata yang terlibat kecelakaan merupakan tulang punggung bagi keluarga.

Di era perkembangan teknologi, AI yang semakin canggih, Polantas harus meningkatkan keilmuan dan keterampilannya secara akademik dan ilmu komunikasi dalam bidang ilmu kepolisian, untuk menunjang pelayanan ke masyarakat.
“KEBERHASILAN POLRI ADALAH KEPUASAN MASYARAKAT dalam memberikan penilaian secara ikhlas dan tidak terpaksa,” ungkapnya.

“Inilah yang harus anggota Polantas (Polri) sadari untuk meningkatkan kemampuannya, sehingga bisa mengikuti perkembangan zaman, meretas ‘Indonesia emas’. Masyarakat sudah semakin maju.

Di era sekarang, IT memegang peranan penting, sehingga dengan keilmuannya ini Polri yang berdinas di satuan lalulintas bisa mengimbangi kemajuan teknologi yang ada di masyarakat.

Anggota Polantas pun harus bisa mengimbangi secara akademik, melakukan tugas secara ikhlas tanpa pamrih, ‘senyum, sapa, salam, dan ramah’,” jelasnya.

Selama kepemimpinan Komisaris Besar Polisi Iwan Saktiadi, kepada anggota Polantas selalu menghimbau, memberikan arahan-arahan agar selalu memberikan Service Excellent kepada masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Timur.

Di sisi lain, pejabat Polri yang juga pernah menjabat sebagai Kapolresta SOLO, Polda Jawa Tengah ini menjelaskan,
“Bahwa baik buruk kinerja institusi Polri yang berdinas di jajaran lalulintas ditentukan oleh persepsi masyarakat, penilaian masyarakat, cara pandang (penilaian) dari masyarakat terhadap institusi Polri yang berdinas di jajaran lalulintas adalah dengan Service Excellent.

Polri yang berdinas di satuan lalulintas memiliki kemampuan untuk mengantisipasi dan memenuhi harapan masyarakat. POLANTAS adalah ETALASE POLRI.

“Jadi kalau polisi masih sesuai SOP saja maka layanannya masih biasa-biasa saja, sementara masyarakat ingin service yang Excellent (istimewa). Sehingga perlu adanya manajemen strategis dan integratif yang melibatkan semua pihak, baik pimpinan maupun seluruh anggota jajaran lalulintas Polda Jawa Timur agar bisa bersama-sama memperbaiki citra Polri.

Proses-proses yang ada dalam pelayanan agar dapat memenuhi dan melebihi kebutuhan, keinginan, dan harapan masyarakat di Jawa Timur ini,” ungkap perwira menengah yang pernah kuliah di Belanda ini.

“Jadi Polantas harus bisa memberikan service yang terbaik untuk masyarakat.

Polisi lalulintas harus bisa memberikan pilihan yang terbaik kepada masyarakat secara komunikasi dan diskusi terhadap masyarakat, teguran secara humanis bagi para pelanggar disaat operasi PATUH 2025 ini,” urainya.

Masyarakat ingin mempersepsi (menilai) polisi lalulintas telah melakukan pelayanan prima atau Service Excellent (istimewa) melalui pelayanan yang tidak berbelit-belit, humanis, cepat, dan singkat. Permudah urusan masyarakat, jangan dipersulit,” tutupnya.
(Arinta, Tomy, Saepul, Ipan, Solihin, Humbass, John, Arya, Safruddin, Yulia, Ika)

 

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Nasional

To Top