Connect with us

Berita Patroli

Berita Patroli

BREAKING NEWS

Proyek Peningkatan Saluran Drainse Dijalan Teuku Umar Tuban Diduga Menggunakan Semen Pocong, LPK Nusantara: Usut Tuntas Sampai Akarnya

Dok. Istimewa

TUBAN – Berita Patroli – Sungguh ironis dan memperihatinkan apa yang terjadi pada pekerjaan peningkatan saluran drainase dan trotoar di jalan Teuku Umar paket II, patut diduga menggunakan semen pocong alias semen curah bin semen kadutan.

Dugaan penggunaan semen kadutan tersebut, termonitor Tim Investigasi Media ini dengan jelas dan gamblang dalam foto bahwa, dilokasi proyek ada semen pocong tepat dibelakang orang (tukang) yang memakai baju abu-abu dan menggunakan tutup kepala warna kuning terlihat sedang memasang keramik.

Kejadian ini patut diduga Sang Pengawas lapangan yang merupakan pembantu Pejabat Pembuat komitmen (PPK) mengawasi pekerjaan dari warung kopi pada Kegiatan pengelolahan dan pengembangan sistem drainnase yang terhubung langsung  dengan sungai dalam daerah Kabupaten/Kota yang menelan anggaran P-APBD Kabupaten Tuban sebesar Rp. 1.883.606.000 sehingga dugaan penggunaan semen pocong berjalan tertib dan aman alias kondusif.

Adanya dugaan mencari keuntungan yang lebih besar dan adanya indikasi main mata pihak terkait pada proyek tersebut, disinyalir dengan leluasanya oknum rekanan yang pandai memanfaatkan situasi dengan mencari alternatif penggunaan bahan material yang murah alias tidak ada rekomendasi pada analisa bahan.

Menanggapi dugaan penggunaan semen pocong pada proyek miliaran rupiah itu, Juru bicara LPKNusantara mendesak Pihak yang punya kewenangan di Kabupaten Tuban untuk turun ke lokasi dan memeriksa Pengawas, PPK dan rekanan bersangkutan, ” Kami tetap menggunakan kata diduga, karena yang  bisa memastikan seseorang bersalah atau tidak yaitu adanya putusan Pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, dalam hal ini sudah jelas dan terang benderang kejepret kamera masyarakat, dilokasi proyek ada semen pocong, tinggal komitmen yang punya kewenangan untuk menindaklanjuti” tutur Damanhuri.

Akan menjadi preseden buruk di dunia kontruksi Kabupaten Tuban, menurut Damanhuri, apabila hal ini dibiarkan dan tidak diproses hukum, rekanan lain akan melakukan hal yang sama yaitu menggunakan semen pocong, dan masyarakat bakal menduga bahwa korupsi sengaja dibiarkan.

“Pantas saja hasil pekerjaan tidak bertahan lama, semen nya terindikasi menggunkaan semen pocong” ujar Damanhuri.

Adanya dugaan penggunaan semen pocong tersebut dikabarkan oleh sumber terpercaya dilokasi kejadian, sekira pukul 10.00 WIB nampak mobil Pick Up Carry berwarna putih dengan bak ditutupi terpal dari arah utara menurunkan Sak (kadut) yang di duga berisikan Semen Curah.

“Barusan ada mobil pick up putih yang sedang menurunkan Sak diduga semen pocong di sepanjang jalan ini, tak lama kemudian mobil itu pergi” Kata Sumber terpercaya kepada Awak media ini. (25/12/2023).

Alhasil pantauan di lapangan, terlihat jelas di lokasi kegiatan proyek sudah berserakan Sak ukuran kecil yang biasa di gunakan untuk wadah semen Pocong (Semen Curah). Serta 1 (Satu) Sak yang masih berisikan semen curah yang belum di gunakan masih di sembunyikan di bawah Box Culvert di dekat adukan pasir. Di duga untuk di gunakan pekerja untuk pemasangan keramik.

Selain itu, nampak juga 2 (Dua) Orang pekerja yang saat itu memasang keramik yang kebetulan di sampingnya terdapat Sak yang berisikan Semen Curah.

Sementara itu, Aizah Tis Nawati Kepala Bidang Cipta Karya di Dinas PUPR-KP saat di Konfirmasi Media ini melalui sambungan Whatshaapnya pada Kamis (28/12/23) terkait aturan Pemerintah dan bagaimana tanggapannya dengan Proyek P-APBD Tuban yang menggunakan semen curah hingga berita ini di terbitkan masih enggan berkomentar alias bungkam tanpa kata.

(Tim)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in BREAKING NEWS

To Top