Berita Nasional
Terkait Lenyapnya Beasiswa Bidikmisi Universitas Terbuka Pokjar Tuban,, Ketua DPRD Abaikan Konfirmasi Dari Wartawan… Ada Apa???
Tuban, Berita Patroli – Aneh Bin Ajaib…!! Itu kata yang tepat untuk Universitas Terbuka Pokjar Tuban ini. Kenapa tidak..! Polemik dari seluruh Mahasiswa yang dibuat bigung dengan di Tutupnya Universitas tanpa adanya Klarifikasi ke pihak mahasiswa dan juga lenyapnya Beasiswa Bidikmisi ini semakin membuat Geram kalangan Mahasiswa.
Ironisnya, tuntutan – tuntutan Mahasiswa yang telah di layangkan ke DPRD dan juga ke Polres Tuban sampai saat ini malah terkesan di anggap sebagai angin lewat.
Padahal jelas tuntutan mahasiswa itu hanya ingin pertagung jawabanya pihak PBI UT untuk menjelaskan hak mahasiswa yang mendapat Beasiswa dan juga BOP yang selama ini tidak pernah di terima oleh beberapa Mahasiswa.
Menurut keterangan salah satu mahasiswa (ND), kepada Wartawan berita Patroli, Minggu (6/3/2022). “Saya pernah mendapatkan Penawaran sejumplah imbalan yang menggiurkan dari pihak PBI UT Tuban dengan syarat mau menyabut berkas laporan yang sudah di layangkan di Polres Tuban, berbagai imbalan yang akan di berikan kepada saya tidak main main. bisa mendapatkan hak Beasiswa saya, dan juga sejumplah uang yang tidak sedikit nilainya. Namun iming iming tersebut saya tolak.

Tak cukup sampai di situ, dari pengakuan (ND). “Saya juga sempat di ajak bertemu oleh Ketua DPRD Kabupaten Tuban Pak Miyadi, untuk membahas kasus PBI UT Tuban tersebut. melalui Chat Whatshap Ketua DPRD Tuban, terkesan bukan menjadi penengah tetapi seperti menolak Mahasiswa yang ingin mengungkap haknya, Yang Lenyap tanpa ada kejelasan ini.
Dari pihak PBI UT juga pernah memberikan kesepakatan kesanggupan untuk mengembalikan seluruh hak Mahasiswa tersebut dengan jangka waktu 3 minggu, namun sampai saat ini lebih dari 3 Minggu tidak ada kelanjutanya. Bahkan pernah terucap dari PBI UT jika ingin mendapatkan hak Beasiswa , Mahasiswa harus mondok atau ikut di pesantren. Dan Anehnya lagi, dari sekian Mahasiswa yang mendapatkan Beasiswa tidak ada satupun yang di berikan ATM apa lagi Rekening sebagai penyalur Beasiswa, karena ATM dan Rekening tersebut di bawa oleh pihak PBI UT kecuali yang di pesantren diberikan oleh PBI Rekening dan ATMnya.
Lebih Jauh (ND) mengatakan. Ketua DPRD Tuban Pak Miyadi itu mengajak saya untuk membahas permasalahan. Namun saya tidak mau karena cuma saya dan 1 kawan saya yang di ajak. Padahal Mahasiswa yang lain juga perlu tahu permasalahan ini. Dan ada kata kata tekanan dari beliau kalau saya tidak mau bertemu atau memberikan data tersebut, jika terjadi apa apa beliau tidak mau bertagung jawab atau tidak boleh tanya beliau lagi”. Tungkasnya (ND) kepada Wartawan ini.
Namun sayangnya, Ketua DPRD Kabupaten Tuban, H. M. Miyadi, S. Ag. MM. Saat di konfirmasi Berita Patroli Via Whatshap, Senin, 7/3/2022,. Sekira Pukul, 08.14 WIB sampai berita ini di turunkan tidak memberikan keterangan atau Klarifikasi lebih lanjut terkait kejanggalan Beasiswa Bidikmisi tersebut. (Syn/Yet).















You must be logged in to post a comment Login