Berita Nasional
Tak Selesaikan Proyek Dam di Desa Medalem Kec Senori, PT SWJ Terancam di Putus Kontrak.
Tuban, Berita Patroli – Entah terkendala apa proyek Rehabilitasi Dam yang di kerjakan oleh PT SWJ di Desa Medalem kecamatan Senori Tuban itu, proyek yang di mulai pada 30 Juli sampai dengan 17 Desember 2021. Yang bersumber dana dari APBD Kabupaten Tuban, Tahun 2021, dengan nilai Anggaran Rp, 2.315.364.000.00, ini di nyatakan Kepala PUPR Tuban tidak bisa menyelesaikan proyek yang di kerjakan.
Kenapa tidak, proyek Rehabilitasi Dam itu menurut ketentuan Dinas PUPR Kabupaten Tuban selesai pada 17 Desember 2021 kemaren, namun sampai januari 2022 belum bisa di selesaikan, bahkan sampai saat ini pekerjaan tersebut masih tidak bisa di selesaikan dengan baik dan malah di tinggalkan begitu saja.
Di lokasi proyek, salah satu Warga yang tidak mau menyebutkan namanya saat melintas, mengatakan, kalau proyek itu di garap dengan asal asalan. ” wah parah mas proyeknya ini, masak iya pintu penutup saluran juga tidak di pasang dan besinya juga tidak di cor. Yang agak jauh dari jalan itu malah tidak di selesaikan proyeknya mas..cuma di pasang asal asalan”. Jelasnya kepada BP. Selasa (15/2/2022).

Sementara itu, menurut Kepala PUPR Kabupaten Tuban, Agung Supriyadi saat di Konfirmasi berita Patroli Via Waatshap ia mengatakan,.
“Info dari PPK, pekerjaan itu tidak dapat diselesaikan oleh pemborongnya. Jadi akan diputus kontrak”. Jelasnya kepada Wartawan berita Patroli, Selasa ( 15/2/2022).
Lebih jauh Kepala PUPR itu menjelaskan, aturan bagi Pemenang tender yang di rasa tidak bisa menyelesaikan Proyeknya, selain diberikan sanksi denda juga terancam akan di masukkan ke dalam daftar hitam Kabupaten Tuban.

“Aturannya pemborong kena denda keterlambatan per hari 1 / seribu dari nilai kontrak. dan wajib menyetor jaminan pelaksanaan ke khas daerah & dimasukkan ke dalam daftar hitam”. Tambahnya.
Hasil pantauan Wartawan berita Patroli Selasa siang di lokasi Rehabilitasi Dam tersebut, memang terlihat tidak selayaknya, dan terkesan Ambur adul, Mengapa tidak, besi gawang yang seharusnya samping kanan kiri di Cor, itu tidak sama sekali, hanya terlihat Cor yang di guyurkan dari atas, dan untuk pemasangan plengseng saluran yang terbuat dari beton, nampak seperti di pasang seadanya dan tidak terselesaikan dengan baik. Di lokasi tersebut sudah tidak nampak adanya pekerja atau alat berat maupun alat ringan.dan di proyek itu terlihat tulisan tangan di bekas tumpahan cor tanggal 05 02 2022, bisa di perkirakan kalau itu hasil tulisan tangan pekerja saat hendak hentikan pekerjaan tersebut.(Syn/yet).















You must be logged in to post a comment Login