Berita Nasional
KPSP Setia Kawan Terus Tingkatkan Inovasi Produksi, Demi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Pasuruan, BERITA PATROLI – Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan di Desa Nongkojajar, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan mampu menjadi pusat penyediaan makanan bergizi, utamanya daging dan susu. Mengingat bahwa KPSP Setia Kawan merupakan sentra peternakan yang menyediakan susu, daging dan telur yang dikirim sesuai pangsa pasar.
Selain sebagai sentra peternakan, kebutuhan makanan bergizi juga tersedia di minimarket dan outlet KPSP Setia Kawan. Dalam artian bisa dijangkau oleh masyarakat sekitar maupun pengunjung yang datang ke Kecamatan Tutur.
Masyarakat bisa terpenuhi kebutuhannya dalam memperoleh makanan bergizi sehingga secara tidak langsung akan membuat masyarakat hidup lebih sehat.
KPSP Setia Kawan terus melakukan pengembangan dan inovasi produk olahan susu.
Termasuk memperhatikan pengemasan, promosi dan pemasarannya. Setiap produk harus terus baru. Bisa dalam bentuk packaging atau kemasan. Bisa juga dalam hal promosi maupun pemasaran yang harus terus berinovasi, menyesuaikan kebutuhan masyarakat kekinian.
Dikabarkan juga bahwa pengembangan produk sangat penting dilakukan dalam rangka mengatasi penurunan konsumsi produk susu. Berdasarkan data yang ada sebelum pandemic Covid-19, konsumsi produksi susu mencapai 113,5 ribu liter per hari. Sedangkan saat pandemi mencapai 105,5 ribu liter per hari. KPSP Setia Kawan sudah melakukan diferensiasi produk olahan susu.
Seperti permen susu, kerupuk susu, dan minuman susu dengan berbagai varian rasa
Koperasi Setia Kawan ini berpotensi menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Pasuruan. Selain itu, masyarakat bisa lebih berdaya dengan kerja sama keanggotaan hasil ternak, yakni susu.
Para peternak harus kompak untuk bagaimana bisa mengembangkan sapi yang berkualitas. Pengembangan cara produksi yang intinya bisa menghasilkan susu dan daging yang berkualitas dan sehat.
Untuk diketahui, populasi Sapi Perah di Jawa Timur mencapai lebih dari 290.197 ekor dan kontribusinya terhadap nasional 52 persen. Sedangkan di Kabupaten Pasuruan, populasi sapi perah mencapai 92.931 ekor. Sedangkan, produksi susu di Jatim sebanyak 524.000.000 liter/tahun.
Dalam situasi pandemic, terus menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Diantaranya, dengan menyediakan tempat cuci tangan, mewajibkan peternak memakai masker saat menyetor susu di pos penampungan, dan memasang berbagai poster cara pencegahan penularan Covid-19. Selamat dan sukses KPSP Setia Kawan, selamat dan sukses para peternak susu sapi perah Nongko0jajar dan Pasuruan pada umumnya. ( muin/endang/tim )















You must be logged in to post a comment Login