Berita Nasional
Polres Tulungagung Siap Tindak Tegas Sahur On The Road Gunakan Sound Sistem.
Tulungagung Berita Patroli – Untuk menghormati umat muslim menjalankan ibadah puasa, Polres Tulungagung melarang kegiatan S.O.T.R (Sahur On The Road) menggunakan pengeras suara atau sound system yang dapat menimbulkan kerumunan massa, mengingat situasi di wilayah Kabupaten Tulungagung saat ini masih pandemi Covid-19.
Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto., SH., SIK., MH melalui Kabagops Polres Tulungagung Kompol Supriyanto menjelaskan, Polres Tulungagung siap tindak tegas kegiatan ronda sahur menggunakan pickup dan truk yang mengangkut sound system.
“Jika nanti petugas menemukan dan mendapatkan laporan kegiatan seperti itu atau temuan di lapangan, maka petugas akan menindak tegas, dan menyita perangkat rondanya,” ujar Supriyanto.
Selain membubarkan, mereka yang masih tetap membandel dan melanggar maka akan ditindak tegas.
“Bagi mereka yang masih bandel, akan kita kenakan pelanggaran ketertiban umum dan undang undang karantina kesehatan,” imbuhnya.
Selain itu petugas juga akan menyita kendaraan yang dipakai baik mobil atau sepeda motor juga peralatan lain yang dibawa seperti soundsystemnya dan lain sebagainya.
“Petugas juga kita perintahkan untuk mengecek kelengkapan surat-surat kendaraan, termasuk standarisasi knalpot,” lanjutnya.
“Terlebih, jika nanti terbukti ada keributan dan tindakan anarki termasuk penganiayaan Polisi tidak akan melakukan toleransi. Siapapun yang terlibat akan di proses sesuai Hukum yang berlaku,” tuturnya.
Karena kegiatan tersebut dinilai dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi lingkungan masyarakat, karena sound system yang keras sangat menganggu masyarakat apalagi ketika di jalan raya bisa menimbulkan kemacetan sehingga masyarakat yang akan lewat akan terganggu bahkan sampai menimbulkan gesekan antar peronda.
“Saya himbau kepada masyarakat agar tidak usah melaksanakan kegiatan SOTR atau sahur on the road dan membangunkan sahur dengan cara berkumpul lalu berkonvoi dijalanan,
“Selama Ramadhan masyarakat lebih baik melaksanakan kegiatan yang bermanfaat seperti membaca Alquran dan mengikuti kegiatan di masjid maupun mushola,” pungkasnya.
Dalam kegiatan ini ini, Polres Tulungagung bekerja sama dengan TNI dan Satpol PP.
Beberapa warga Tulungagung mendukung upaya jajaran kepolisian untuk menertibkan ronda yang gunakan sound sistem, karena acara ini justru mengganggu jam istirahat warga karena di lakukan pada jam warga tidur,” saya mendukung dengan langkah ini, karena saur on the road justru jadi ajang mabuk-mabukan dan tak tertutup kemungkinan akan terjadi tawuran antar pemuda,” ujar Anis warga Kepatihan Tulungagung.(ris/had)















You must be logged in to post a comment Login