Berita Nasional
Unit Krimsus Polda Jatim Dan Polres Kediri”TUTUP MATA TUTUP TELINGA”,Terkait Galian C Ilegal Serta Aktifitas Backhoe Di Trisulo.
Berita Patroli Kediri – Penambang galian C ilegal masih saja membandel berkedok normalisasi di dusun Pulerejo Desa Trisulo kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri Tampaknya kebal Hukum, pasal nya semakin banyak yang memberitakan Usaha galian milik Hepi semakin lancar pula, media yang memberitakan seperti di buat promosi usahanya, Selasa (02/02/21).
Di tempat Terpisah Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono S.I.K saat di konfirmasi melalui via WhatsApp mengatakan, ” iya saya akan perintah kan Kasat Reskrim Untuk cek lokasi,-(galian) hal ini membuat geram para awak Media,setiap kali di konfirmasi melalui via WhatsApp jawab nya selalu itu itu saja, sedangkan lokasi galian sampai saat ini tetep masih saja beroperasi, bahkan dump truk yang di buat mengangkut pasir semakin hari semakin tambah banyak.
Seiring dengan konfirmasi awak media ke Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono, di waktu yang sama para awak media mengkonfirmasi juga Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Gilang melalui telephon mengatakan,” saya belum monitor lebih lanjut mas, nanti akan saya tindak lanjuti informasi ini,” tegas Kasat Reskrim AKP Gilang.
Apakah selama ini dari pihak berwajib belum ada tindakan sama sekali….???sehingga galian C milik Hepy tetap saja beroperasi dengan leluasa. Atau mungkin sebaliknya, Karena diduga adanya Atensi berjalan setiap bulan, sehingga Aparat Penegak Hukum menjadi tutup mata dengan pemberitaan terkait galian C yang di duga ilegal di wilayah hukum Polres Kediri.

Perlu diketahui saat di konfirmasi awak media ada fakta percakapan antara penambang galian C HEPI dengan Andre ( diduga salah satu kepercayaan pemilik tambang HEPI ), ” pihak penambang mengatakan kepada An(inisial,red) bahwasannya ini sudah kerja, tapi juga yang aku katakan seperti tadi pagi. dan ini belum ada motor atau Armada masuk lokasi, karena masalahnya pasar juga belum kondusif, terutama saya pesen ke Njenengan,Tulung pean kondisikan dulu rekan media,nanti kalau sudah beroperasi lancar nanti duetnya tak ganti, pean ngomong juga ke BS(inisial,red) biar nggak ngaak ngeek atau biar tidak ada Berita berita yang tidak di ingin kan keluar lagi Sedikit mengutip percakapan antara An(inisal,red)dan hepi melalui via WhatsApp..
Setelah mendengar kan percakapan seperti itu seakan akan pemilik galian C tambang ilegal ini Tidak memikirkan warga sekitar Akibat tambangannya. yang jelas jelas merusak ekosistem lingkungan. Tidak menutup kemungkinan akan terjadi longsor Akibat tanah yang dulunya tertata rapi dan kuat kokoh,ini yang setiap hari di keduk Memakai alat berat excavator, dan hanya memikirkan keuntungan pribadi tidak melihat dampak akibat penggalian tanah tersebut kedepannya.
Selain merusak ekosistem disekitarnya akibat dampak Adanya galian C yang diduga ilegal tersebut, juga berdampak pada rusaknya jalan akibat banyak lalu lalang trek bermuatan melebihi tonase sehingga jalan berlubang, dari timbulnya lubang tersebut mengakibatkan pengendara roda dua yang melewati sering mengalami Laka Lantas, kalau hal ini Sampai terjadi dan masih adanya pembiaran siapa yang akan bertanggung jawab….!!!!!
Tempat terpisah kepala desa trisulo Mustofa menuturkan”bahwasannyah tanggal 1 malam hari excavator ada turun 1unit terkait kejadian kecelakaan kerja truck yang terperosok ke galian mas,ditanya lagi masih ada berapa excavator diatas kepala desa,langsung di cek mawon mas karena saya belum tahu”imbuhnya
Harapan para awak Media hingga memberitakan lagi, semoga kepada satpol PP kabupaten Kediri dan pihak pihak yang berwenang Untuk menindak tegas kepada pemilik Galian C milik HEPI yang selama ini merugikan Negara dan merusak Ekosistem,-BERSAMBUNG- (Ndre/Gas/wan)















You must be logged in to post a comment Login