Berita Nasional
Tidak terbiasa disuntik, Wajah agak Tegang Jenderal TNI Ketika Melihat Jarum Vaksin Asal China
Berita PATROLI Bogor – Pelaksanaan vaksinasi nasional di seluruh Indonesia kini sudah dimulai. Hari ini, hampir seluruh pimpinan pejabat daerah dan TNI-Polri menjadi orang pertama penerima vaksin COVID-19 Sinovac buatan China di daerahnya masing-masing.
Seperti halnya di Kota Bogor, Walikota Bogor Bima Arya bersama Komandan Korem (Danrem) 061/Surya Kencana, Brigjen TNI Achmad Fauzi, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) lainnya hari ini bersama-sama mendatangi Puskesmas Tanah Sereal untuk melaksanakan vaksinasi COVID-19.
Vaksinasi yang dilakukan oleh para pemimpin daerah beserta unsur Forkompimda itu diharapkan dapat meyakinkan seluruh warga masyarakat bahwa program vaksinasi nasional untuk memutus penyebaran COVID-19 yang saat ini tengah dijalankan oleh pemerintah itu aman digunakan oleh masyarakat luas.
Namun ada yang cukup menarik perhatian dari pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan di Puskesmas Tanah Seral, Bogor itu. Perhatian mengarah kepada Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi.
Iya, ketika jenderal TNI bintang satu itu hendak disuntik vaksin oleh Tim Kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Tanah Sereal, wajah Danrem Surya Kencana itu terlihat aneh.
Berdasarkan dokumentasi yang diperoleh VIVA Militer dari akun instagram Penerangan Korem 061/SK, Jenderal bintang satu yang November 2020 lalu baru menjabat Danrem 061/SK menggantikan posisi Danpaspampres Mayjen TNI Agus Subianto itu terlihat sangat tegang.
Kepala Brigjen TNI Achmad Fauzi tampak menoleh ke atas. Dengan kerutan di dahi, dia memperhatikan dengan seksama jarum suntik yang saat itu dipegang oleh Tim Medis Puskesmas Tanah Sereal.
Di belakang Brigjen TNI Achmad Fauzi, terlihat Walikota Bogor Bima Arya dengan seksama memperhatikan proses vaksinasi yang dilakukan terhadap jenderal TNI nomor satu di Surya Kencana
Namun tak butuh waktu lama akhirnya jarum suntik vaksin COVID-19 yang dipegang oleh tim medis Puskesmas Tanah Sereal itu pun mendarat mulus di tangan kiri bagian atas Brigjen TNI Fauzi.
Usai menerima suntikan vaksin COVID-19, Brigjen TNI Achmad Fauzi pun menerima sebuah kartu yang menandakan bahwa dirinya sudah mendapatkan dosis vaksin COVID-19 pertama. Buku vaksin itu nantinya akan kembali diserahkan kepada Tim Medis COVID-19 14 hari kedepan untuk mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 kedua.
Sementara itu, Walikota Bogor Bima Arya yang menghadiri proses vaksinasi tahap pertama jajaran Forkopimda mengucapkan terima kasih kepada unsur Forkopimda yang menjadi garda terdepan dalam memberikan contoh vaksinasi kepada masyarakat.
Dia menjelaskan juga bahwa vaksinasi tahap pertama diprioritaskan untuk tenaga medis yang berjumlah 9.150 orang plus 10 orang pejabat publik setempat.
“Mudah-mudahan hari ini berjalan dengan lancar, Allah mudahkan semua, dan Insya Allah hari ini adalah babak baru kita dalam rangka menang perang melawan COVID-19,” ujarnya.( Hidayat )















You must be logged in to post a comment Login