Berita Nasional
Diduga Adanya Permainan Fee Terselubung Dalam Pengadaan Bos Afirmasi Dan Kinerja Thn 2020
Berita Patroli Kediri – Pemerintah sudah berusaha memaksimal untuk menyalurkan bantuan berupa IT ke lembaga lewat Dana Bos Afirmasi SD dan SMP ke beberapa lembaga di wilayah Kabupaten Kediri , namun dalam.proses pemesanan lembaga untuk membelanjakan kebutuhan tersebut meskipun cara pemesananya lewat On Line, tapi masih sangat kental sekali dengan istilah dana pengembalian Cash Back /fee lewat lembaga kisaran antara 5 % sampai dengan 10 % dari total belanja barang yang dipesan ke penyedia barang / fendor melaui pemesanan lewat ON LNE pada pihak Marketing fendor penyedia barang dan jasa ON LINE ke lembaga lembaga yang menerima bantuan mengadakan petung / nego terkait fee/ dana cash back yang diberikan ke lembaga.
Sangat ironis sekali, memang banyak cara bagi penyedia barang dan jasa / fendor di pembelanjaan cara ON Line dengan menurunkan orang orang marketingnya ke lembaga yg menerima bantuan dana BOS Afirmasi dan kinerja untuk memesan pada salah satu Penyedia barang dengan berbagai dalih iming iming dan nominal besaran fee yang dikembalikan ke lembaga istilah populernya di lembaga biaya Cash Back untuk lembaga yang berkisar antara 5%-10 % dan masih di iming imingi janji akan diadakan semacam Kegiatan pelatihan bagi para guru yang lembaga nya memesan pada salah satu cv penyedia fia ON LINE , ditemui salah seorang guru yang terlibat pada kepanityaan pengadaan barang jasa dana bos pada salah satu lembaga di wilayah Kabupaten Kediri yang tidak mau namanya dipublikasikan menyampaikan dan membenarkan adanya dana pengembalian belanja Bos Afirmasii/ istilah nya fee untuk lembaga dengan kisaran fee 5% – 10 % , itu sangat besar pengembalianya dari nominal belanja barang per lembaga, yang negonya di lakukan oleh Kepala Sekolahnya, demikian penyampaianya pada media ini ketika dimintai keteranganya pada hari rabu 11/11 di tempat lembaga dia mengajar.
Di hubung i via ponsel Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten kediri Drs. Sujud Winarko MM , tidak direspon , dan berusaha di temui di Kantornya tidak ada di tempat , apakah ada dugaan indikasi permainan dari fihak orang fendor penyedia barang dalam hal ini petugas pemasaran yang di tugaskan dan ditunjuk untuk masuk di lembaga melakukan nego pada Kepala Sekolah penerima bantuan tersebut ( team ).















You must be logged in to post a comment Login