Berita Nasional
Kampung Susu Lawu Kini Menjadi Salah satu ikon Wisata di Magetan.
Magetan berita Patroli – KSL, Kampung Susu Lawu.
Proyek yang menyerap anggaran senilai Rp. 1.463.700.000. yang di garap kontraktor pelaksana Cv. Cakra Bhayangkara Sakti ini telah menjadi salah satu kebanggaan masyarakat kabupaten Magetan, kususnya warga desa singolangu.
dengan adanya KSL ini harapan warga singolangu, bisa mendokrak roda perekonomian dan kesejahteraan warga setempat.
Kampung Susu Lawu (KSL)
Yang soft Lounchingnya di gelar pada Rabu (26/11/20) oleh Bupati Suprawoto kini menjadi wisata baru di lingkungan Singolangu, Kelurahan Sarangan, kec. plaosan, kab. magetan.
Dalam acara tersebut dihadiri Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian (Kementan), Dinas Peternakan Jawa Timur, dan kepala Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Sapi Perah Baturaden.
‘’Dengan adanya agrowisata Kampung Susu Lawu ini, semoga kunjungan wisatawan tak hanya terpusat di Telaga Sarangan saja, sekarang ada Kampung Susu Lawu yang juga menyediakan berbagai paket wisata seperti, kunjungan ke peternakan sapi perah, menyaksikan proses pengolahan susu, juga olahan kuliner produk susu,”. kata suprawoto.
masih kata suprawoto, ‘’Ada juga susu kemasan, stik susu, permen susu, dan banyak lainnya,”. ucapnya.
Ke depannya agrowisata ini akan dikembangkan sebagai Smart Farm. Kemudian diintegrasikan dengan Taman Bunga Refugia. Pemkab berniat menjadikannya sebagai etalase produk peternakan unggulan.
‘’Kampung Susu Lawu muncul dari inovasi dinas yang memang saya minta selalu ada setiap tahunnya,’’. Kata Suprawoto lagi.
Dirjen PKH Kementan Samsul Ma’arif mendukung keberadaan agrowisata Kampung Susu Lawu. Langkah itu bentuk pemanfaatan sumber daya alam dan upaya menjadikan komoditas bernilai jual tinggi di sektor peternakan.
Di sisi lain, kebutuhan susu di tanah air belum tercukupi. Magetan diharapkan dapat membantu meningkatkan capaian tersebut.
‘’Sesuai data statistik, kebutuhan susu 4,3 juta ton pada 2019. Mirisnya, baru 957 ribu ton yang terpenuhi. Sisanya impor,’’. ungkapnya.
Samsul menyarankan pemkab ikut program 1.000 desa sapi. Sehingga perhatian pemerintah pusat semakin besar. Seperti keterlibatan menyiapkan sarana dan prasarana pengolahan pupuk, bahan pakan, dan bukan hanya sapi potong saja melainkan sapi perah dan lainnya,’’. terang Samsul…@pria/jgt72-H.luq.















You must be logged in to post a comment Login