Connect with us

Berita Patroli

Berita Patroli

Berita Nasional

Oknum Polisi Lalulintas Polres Gresik Intervensi KASUS dugaan Pembunuhan yg dilaporkan Laka Lantas

Berita Patroli Gresik – Sujiadi ayah dari korban Lakalantas anak laki laki remaja bernama Saputra 16thn, kepada wartawan berita PATROLI mengatakan,” Saya ditakut takuti oleh oknum polisi dari bagian lalulintas Polres Gresik, anak saya ditengarai dibunuh oleh seseorang,tapi dilaporkan lakalantas tunggal,” Kamu tidak usah ngurusi anakmu, walaupun habis uang berapapun tidak akan bisa membongkar perkara ini, tidak akan bisa selesei,” Ujar Sujiadi saat menyampaikan keterangan dari Aiptu Zainuri, Anggota Laka lantas Polres Gresik, ” Sekira oktober 2021 lalu, Kades beserta orangtua Reno datang kerumah orangtua korban meminta agar laporannya dipolres Gresik dicabut dengan janji akan memberikan konpensasi,” Saya tidak mau,saya ingin keadilan diungkap,” Urainya. Perlu masyarakat ketahui, kejadian ini

menimpa keluarga sujiadi pemilik bengkel di daerah driyorejo gresik , dia kehilangan anak kesayangannya syahputra febriansyah ( alm ) yang di duga telah di bunuh di jalan raya depan pabrik PT RAMA FARMA sekira pukul 04.00 dini hari, namum dilaporkan kecelakaan tunggal kepada polisi, ( minggu 11 okt 2021 ) menurut kesaksian ayib bahwa kejadian itu awal pada saat hari sabtu malam minggu pukul 20.00 korban bersama reno pesta minuman keras bentuk arak sebanyak 1,5 liter di campur pil dobel L di depan dinas pertanian petiken sampai pukul 02.00 setelah itu pindah tempat lagi di depan konter hp perempatan petiken hingga pukul 02.30 bersama ayib yang juga bergabung ikut minum arak tersebut , setelah itu pindah lagi ke rumahnya jordan beli arak 0,75 liter untuk di minum ke rumah jordan hingga pukul 03.10 lalu korban pergi ke konter hp temannya dengan di bonceng honda beat warna putih merah nopol L 5871 DR milik reno , setelah tiba di konter rama tiba-tiba korban langsung turun dan naik tangga konter untuk istrahat lalu reno berusaha ngajak ayib ke suatu tempat wisata tapi di tolak dan selang beberapa menit korban turun lagi dari tangga konter nemui nabil bersama reno yang masih ada di situ entah apa yang di bicarakan tiba-tiba mereka sempat ngajak ayib boncengan bersama tapi dia gak mau karena sudah ngantok mau tidur setelah itu mereka jalan menuju selatan , ucap ayib.

Hebring saksi yang mengatakan,mengetahui saat korban masih hidup dibonceng oleh Rino, saat itu korban dan rino berhenti dipinggir jalan didepan pabrik Wings karena dikepung 4 orang yang tidak dikenal

setelah tidak lama mereka berdua pergi dari konter sekira pukul 04.00 dini hari mayat syahputra di temukan tergelatak bersimbah darah di pinggir jalan depan pabrik PT RAMA FARMA.

hebring ibu muda yang pada saat itu melintas dari arah selatan ke utara mau pulang ke rumah setelah belanja sayuran melihat syahputra sebelom tewas bersama empat temannya ada reno dan korban berhenti di pinggir jalan depan pabrik Wing’s arah ke selatan tapi hebring tidak menyangka ternyata setelah di rumah tidak lama kemudian selang berapa jam mendengar kabar bahwa syahputra telah tewas tidak jauh dari lokasi yang dia lihat kurang lebih 100 meter , kata hebring kepada wartawan berita patroli saat di konfirmasi di rumah korban dan di temui paman serta ayib dan ayahnya korban.

Saputra Febriansyah ( 16th) menurut Sujiadi bapak dari Saputra,anaknya patut diduga meninggal karena dibunuh oleh beberapa orang,” Anak saya ada luka tusuk Rahang bawah tembus dan luka dibelakang kepala seperti dikepruk atau dipukul oleh benda tumpul,karena pada saat kejadian. Yang bonceng anak saya bernama Rino Putra Firmasyah( Red : saksi mahkota ,sebagai pembonceng korban) ada beberapa saksi yang mengatakan anak saya masih hidup dan berdiri , serta dikelilingi empat orang yang tidak dikenal,” Ungkap Sujiadi

sujiadi orang tua korban mengatakan pada saat itu ” saya kaget menerima kabar bahwa anak saya mengalami kecelakaan tunggal hingga tewas lalu dia berangkat ke satpas memastikan kejadian tersebut di situ dia ketemu oknum bernama jainuri yang mengatakan bahwa ” percuma di urusi pak masio sampek entek duit akeh gak kiro iso mari , ( tidak usah di urusi,walaupun kamu habis banyak,tidak akan bisa mengungkap perkara ini,” ucap oknum tersebut.

Sujiadi bapak Korban,dirinya merasa sangat kecewa dengan Oknum Polisi lalulintas yang bernama Zaenuri dengan pangkat Aiptu, dan berdinas diPolres Gresik,” Saya tidak terima ,dan akan terus berjuang untuk mendapatkan keadilan bagi anak saya,” Ujarnya

Saksi mata yang bernama Ayib yang juga merupakan teman semasa hidup korban,” Saat sudah dikamar lantai atas, korban tiba tiba turun, keluar lagi ,dan sudah ditunggu oleh Rino beserta motornya akhirnya korban pergi dengan Rino, sekitar pukul 3.00 pagi, Secara terpisah beberapa minggu lalu, sekira awal bulan Oktober 2021, Jajaran Reskrim Polres Kabupaten Gresik sudah mendekati babak akhir, berbagai tahap pemeriksaan ,” Kami menyimpulkan bahwa kematian SF bukan karena pembunuhan, kita sudah lakukan yang terbaik, kita sudah lakukan pemeriksaan saksi saksi ada 11 saksi yang kita periksa, mulai dari saksi penemuan jenazah, hingga pihak keluarga korban, kita sudah lakukan rekontruksi dan sudah kita lakukan gelar perkara, kasus tersebut bukan kasus pembunuhan,” Ujar Iptu Wahyu Rizky Saputro kasatreskrim Gresik ( Humbass/ Rusli/Andrijanto/ Arinta)

 

 

Secara terpisah Pengamat Kepolisian Didi Sungkono.S.H.,M.H., saat diminta tanggapannya terkait intervensi yang dilakukan oleh oknum polisi yang berdinas disatuan Laka lalulintas Polres Gresik, mengatakan,” Tidak boleh itu anggota polisi intervensi masyarakat, apalagi fungsi lalulintas adalah Etalase nya Polri, kalau memang tidak bisa ya disampaikan secara bijaksana dan santun, lisannya yang baik, bukan malah bersikap arogan, karena Polisi bergerak berlandaskan Undang Undang No 02 Tahun 2002 Tentang Kepolisian, polisi lalulintas juga harus berpedoman dengan UU No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu lintas angkutan Jalan, kalau memang bukan karena pembunuhan tentunya disampaikan apa adanya, kalau laka tunggal pastinya ada bekas bekasnya, keadaan ranmornya bagaimana, semua pasti akan terungkap, saksi mata, saksi fakta dan saksi mahkota yang bernama Reno, harus diperiksa secara mendalam, biar ada rasa keadilan bagi masyarakat, Polri tidak boleh alergi kritik, lakukan tugas secara PROMOTER,PRESISI ( Rusli/Arinta/Humbass/Andrijanto) Bersambung

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Nasional

To Top