Connect with us

Berita Patroli

Berita Patroli

Berita Nasional

RS Rujukan Pasien Covid – 19 Penuh, Dinkes Trenggalek Siapkan Tempat Perawatan Baru

Trenggalek, Berita Patroli – Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Kabupaten Trenggalek, yakni RSUD dr Soedomo telah penuh dalam beberapa hari terakhir.

Bahkan ruang tunggu Instalasi Gawat Darurat (IGD) harus dipakai sebagai tempat perawatan pasien sejak Senin (19/7/2021) lalu.

Selain itu kapasitas Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) di empat puskesmas juga di atas 75 persen Bahkan ada juga RSDC yang kapasitasnya telah mencapai 100 persen.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten Trenggalek akan menambah tempat perawatan pasien Covid-19 di dua tempat, yakni di RS Mardi Mulya di pusat kota Trenggalek dan Puskesmas Slawe di Kecamatan Watulimo.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek Saeroni mengatakan, RS Mardi Mulya akan berkapasitas 50 tempat tidur. Sementara Puskesmas Slawe berkapasitas 25 tempat tidur.

Harapannya, tambahan 75 tempat tidur ini bisa membuat kapastias yang berlebih di RSUD dr Soedomo bisa berkurang.

Sehingga, pasien tak perlu lagi dirawat di ruang tunggu IGD seperti beberapa hari terakhir.

“Sudah kami siapkan. Semoga dalam waktu dekat sudah bisa operasional. Ini sekarang dalam tahap renovasi oleh Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) untuk ditambahkan fasilitas kebutuhan untuk pasien Covid-19,” kata Saeroni, Rabu (21/7/2021).

Dengan tambahan kapasitas itu, pihaknya berharap RSUD dr Soedomo bisa kembali difokuskan untuk menangani pasien Covid-19 dengan kondisi yang berat dan kritis.

Tambahan kasus Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir, serta penuhnya tempat perawatan di RSDC, membuat RS Rujukan Covid-19 itu harus menerima pasien dengan berbagai kondisi.

“Sebenarnya sudah kami atur untuk prosedurnya. Pasien dengan saturasi oksigen di bawah 92 kami rawat di RS, dan yang di atas itu dirawat di RSDC atau di asrama Covid,” sambung dia.

Nantinya pengoperasionalan RS Mardi Mulya sebagai tempat perawatan Covid-19 akan memudahkan tenaga kesehatan untuk merawat pasien.Sebab, lokasi rumah sakit itu berdekatan dengan RSUD dr Soedomo.

“Jadi kalau di RSUD full, bisa digeser ke RS Mardi Mulya. Nanti apabila pasien memerlukan perawatan lebih lanjut, bisa digeser ke RSUD,” sambung dia.

Saeroni mengatakan, kapasitas berlebih di RSUD dr Soedomo diakibatkan oleh lonjakan kasus harian Covid-19. Di saat yang bersamaan, kapasitas di RS rujukan dan RSDC juga penuh.

Bahkan, beberapa Puskesmas juga sebenarnya tak diperuntukkan untuk merawat pasien Covid-19 juga sudah dipakai mengangani pasien Covid-19.

Sementara di sisi lain, banyak pasien Covid-19 yang datang ke rumah sakit dalam kondisi bergejala berat dan kritis. Bahkan dengan kondisi saturasi oksigen di bawah 50 persen.(Tring)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Nasional

To Top