JATIM
Lewat Inovasi Dewi Songgolangit, Imigrasi Ponorogo Naik Kelas, Layanan Inklusif Berbuah Apresiasi

Dari Ponorogo ke panggung nasional. Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo meraih penghargaan pusat untuk kategori “Petugas Imigrasi dengan Pengabdian Khusus”. Penghargaan diserahkan oleh Plt. Dirjen Imigrasi, Yuldi Yman kepada Plt. Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo, Anggoro Widy Utomo di The Ritz Carlton, Mega Kuningan (26/11/2025). Pengakuan ini lahir dari komitmen menghadirkan layanan inklusif melalui inovasi Dewi Songgolangit, program pendampingan walk in terpadu bagi disabilitas dan pengguna berkebutuhan khusus, ditopang SDawet Jabung, petugas sensitivitas disabilitas, dan booth prioritas. Prestasi ini menegaskan bahwa layanan publik yang setara bukan sekadar slogan, melainkan misi yang dijalankan.
Berita Patroli – Ponorogo
Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan untuk kategori “Petugas Imigrasi dengan Pengabdian Khusus” yang diserahkan langsung oleh Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, kepada Plt. Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo, Anggoro Widy Utomo, dalam rangkaian acara Diseminasi Peraturan dan Kebijakan Mengenai Visa dan Dokumen Perjalanan bertajuk “Transformasi Kesisteman untuk Mendukung Peningkatan Ekonomi Mewujudkan Indonesia Maju” di The Ritz Carlton Hotel, Mega Kuningan, (26/11/2025).
Penghargaan ini diberikan atas dedikasi Kantor Imigrasi Ponorogo dalam menghadirkan layanan inklusif bagi kelompok rentan, khususnya melalui inovasi Dewi Songgolangit.
Dengan mengusung kearifan lokal, nama inovasi Dewi Songgolangit itu sendiri merupakan akronim dari Pendampingan Kelompok Rentan Secara Walk in Memperoleh Layanan (Songgo) Inklusif Terpadu.
Dibangun pada tahun 2023 yang didasari atas belum optimalnya pelayanan terhadap kelompok rentan, inovasi Dewi Songgolangit merupakan wujud komitmen Kantor Imigrasi Ponorogo dalam memberikan kesempatan yang sama kepada pengguna layanan khususnya kelompok rentan untuk mengakses pelayanan publik secara aman, nyaman, adil, nondiskriminasi, mudah, ramah, dan setara sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
Dalam pelaksanaan inovasi Dewi Songgolangit ini, petugas pendamping akan secara sigap mendampingi pemohon sejak tiba di Kantor Imigrasi Ponorogo, melakukan proses layanan keimigrasian di booth prioritas hingga seluruh tahapan pelayanan selesai. Petugas pendamping merupakan pegawai yang telah mendapatkan pelatihan bahasa isyarat dan pelatihan sensitivitas disabilitas sehingga dinilai cakap untuk memberikan layanan inklusif kepada kelompok rentan khususnya penyandang disabilitas.
Selain itu, pelaksanaan inovasi Dewi Songgolangit juga didukung oleh adanya menu booking layanan yang dapat diakses melalui laman https://sdawetjabung.com, aplikasi berbasis website yang dikembangkan oleh Kantor Imigrasi Ponorogo yang memiliki fitur aksesibilitas yang ramah bagi pengguna layanan berkebutuhan khusus.
Dengan adanya apresiasi terhadap pelaksanaan inovasi Dewi Songgolangit, diharapkan semakin mengukuhkan semangat seluruh jajaran Kantor Imigrasi Ponorogo dalam memberikan pelayanan inklusif kepada masyarakat.
“Penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi bagi individu petugas, tetapi juga cerminan komitmen kita bersama untuk menghadirkan pelayanan yang profesional, akuntabel, berintegritas, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan. Inovasi Dewi Songgolangit akan terus dikembangkan untuk memastikan pelayanan keimigrasian semakin inklusif dan humanis,”. pungkas Anggoro Widy Utomo.
* @pria/jgt-88.















You must be logged in to post a comment Login