Connect with us

Berita Patroli

Berita Patroli

JATIM

Kasat Lantas Sidoarjo AKP Yudhi Anugrah Putra Terapkan One Way, Arus Mudik di Jalan Letjen Sutoyo Berhasil Diurai

Kasat Lantas AKP Yudhi Anugrah Putra turun langsung mengendalikan arus mudik Lebaran 2026 di Jalan Letjen Sutoyo. Langkah cepat penerapan sistem one way jadi bukti kesigapan dalam mengurai lonjakan kendaraan hingga 30 persen, demi memastikan perjalanan masyarakat tetap lancar dan aman.

Kasat Lantas AKP Yudhi Anugrah Putra turun langsung mengendalikan arus mudik Lebaran 2026 di Jalan Letjen Sutoyo. Langkah cepat penerapan sistem one way jadi bukti kesigapan dalam mengurai lonjakan kendaraan hingga 30 persen, demi memastikan perjalanan masyarakat tetap lancar dan aman.

BERITA PATROLI – SIDOARJO

Lonjakan arus mudik Lebaran 2026 yang memicu kepadatan di sejumlah titik langsung direspons cepat oleh jajaran Satlantas Polresta Sidoarjo. Di bawah kendali Kasat Lantas, AKP Yudhi Anugrah Putra, rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) diterapkan di Jalan Letjen Sutoyo sebagai langkah taktis mengurai kemacetan.

Yudhi menegaskan, keputusan ini bukan tanpa alasan. Peningkatan volume kendaraan, khususnya bus, tercatat melonjak hingga sekitar 30 persen, sehingga membuat arus lalu lintas di jalur tersebut mengalami tekanan cukup tinggi.

“Terjadi peningkatan volume kendaraan bus sekitar 30 persen, sehingga arus lalu lintas cukup padat. Untuk memperlancar, kami berlakukan sistem one way di Jalan Letjen Sutoyo,” tegasnya, Rabu (18/3/2026).

Di bawah komandonya, skema rekayasa dilakukan dengan mengoptimalkan dua lajur untuk kendaraan dari arah Sidoarjo menuju Waru. Sementara arus kendaraan yang hendak belok kiri ke Jalan Letjen Sutoyo ditutup sementara dan dialihkan lurus ke arah Surabaya.

Langkah cepat ini disebut Yudhi terbukti efektif menekan kepadatan, terutama di titik rawan yang kerap tersendat akibat dominasi kendaraan besar saat puncak mudik.

“Yang dari arah Sidoarjo menuju Letjen Sutoyo, belok kiri kami tutup dan diarahkan lurus ke Surabaya. Ini cukup efektif untuk menekan kepadatan,” jelasnya.

Tak hanya mengatur arus utama, Yudhi juga memastikan pengawasan dilakukan hingga ke jalur-jalur kecil. Sedikitnya 30 personel diterjunkan untuk menjaga konsistensi sistem one way, termasuk menutup akses gang-gang yang berpotensi menimbulkan crossing kendaraan.

“Di Jalan Letjen Sutoyo ini banyak gang kecil. Kalau tidak kami tutup, bisa terjadi crossing yang mengganggu sistem one way yang sudah kami buat,” ungkapnya.

Ia menekankan, rekayasa lalu lintas ini bersifat fleksibel dan akan diterapkan sesuai kondisi di lapangan. Evaluasi terus dilakukan guna memastikan kelancaran arus kendaraan selama periode mudik.

“Ini tidak bersifat tetap. Kami berlakukan saat terjadi kepadatan. Kalau memang masih padat, akan kami berlakukan kembali,” tegas Yudhi.

Penerapan sistem one way ini telah dimulai sejak 17 Maret 2026 dan akan terus dipantau hingga puncak arus mudik. Bahkan, Satlantas Polresta Sidoarjo telah menyiapkan langkah lanjutan untuk menghadapi arus balik Lebaran.

“Untuk arus balik, nanti kami lihat dulu kapan puncaknya. Setelah itu baru kami tentukan langkah selanjutnya,” tandasnya.

(Tomy, Arinta, Norita, Ningsih, Chamim)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in JATIM

To Top