Connect with us

Berita Patroli

Berita Patroli

JATIM

Sering Memicu Kemacetan, Pengguna Jalan Keluhkan Alat Berat PT Ramai Jaya Abadi (RJA) Vendor Pertamina Field Cepu Melintas Dijalan Sempit

 

Kendaraan berat melebihi tonase milik PT Ramai Jaya Abadi (RJA), vendor Pertamina Field Cepu menyebabkan kerusakan jalan dan kepacetan parah di ruas jalan dusun Gedangan, Desa Banyuurip, kecamatan Senori, kabupaten Tuban.

Kendaraan berat melebihi tonase milik PT Ramai Jaya Abadi (RJA), vendor Pertamina Field Cepu menyebabkan kerusakan jalan dan kepacetan parah di ruas jalan dusun Gedangan, Desa Banyuurip, kecamatan Senori, kabupaten Tuban.

Berita Patroli – Tuban

Pekan ini pengguna jalan dan warga sekitar Banyuurip dibuat kesal lantaran jalan penghubung Tuban – Bojonegoro -Cepu sebaliknya menuju Tuban sering terjadi krodit hingga terjadi kemacetan parah. Pasalnya, kendaraan berat melebihi tonase milik PT Ramai Jaya Abadi (RJA), vendor Pertamina Field Cepu, telah memicu masalah serius di ruas jalan dusun Gedangan, Desa Banyuurip, kecamatan Senori, kabupaten Tuban.

Masalah utama adalah tidak adanya surat pemanfaatan jalan untuk kendaraan yang melebihi tonase milik perusahaan RJA. Hal ini menyebabkan kerusakan jalan dan kemacetan parah. Sehingga, pengguna jalan harus menunggu berjam – jam akibat kendaraan berat yang dipaksakan lewati serta menutup seluruh median jalan.

“kondisi macet ini sudah sering terjadi dalam beberapa minggu bulan ini. Pak babinsa,dan pak Ndanramil Senori pun gak tau tentang kegiatan ini,” kata warga lokal Desa Banyuurip Bambang kepada media ini pada Jumat 18 Juli 2025.

Menurutnya, akibat kendaraan berat tidak bisa melintas karena jalan berkelok menjadikan krodit sampai membuat kemacetan parah. Pengguna jalan lain yang akan melintas dari arah Cepu, Bojonegoro, Tuban, dan sebaliknya Tuban, Bojonegoro ,Cepu harus menunggu berjam-jam menunggu kendaraan berat itu lewat.

“Padahal akses jalan ini jalur alternatif paling efektif penghubung Tuban, Bojonegoro, Cepu sampai arah tol Ngawi.”sambungnya

Warga lain, Candra juga membenarkan bila jalan dusun Gedangan Banyuurip, kerap krodit hingga macet parah. Kemacetan bisa terjadi pada malam, dan baru – baru ini terjadi pada pagi tergantung aktivitas kendaraan berat milik RJA vendor Pertamina Field Cepu.

Candra menambahkan selain merugikan pengguna jalan, dampak lain kerusakan jalan akibat dilalui kendaraan berat yang melebihi tonase jalan telah menyebabkan kemacetan parah. Sehingga, juga berdampak mobilitas pengguna jalan dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah sekitar.

“Kalau terganggu jelas sangat terganggu mas. Jalan rusak nggak mungkin perusahan yang memperbaiki. Apalagi kita tinggal di perbatasan Tuban -Bojonegoro,” tutupnya.

Atas kejadian itu, masyarakat meminta Penanggung Jawab dari pihak vendor perusahaan Pertamina dari PT. RJA dan PT. Prakarsa Pramandita bisa memberikan penjelasan pasti kepada Masyarakat sekitar. Melihat bahwa Kondisi jalan yang sempit dan dirasa tidak sesuai dengan kapasitas jalan yang di lalui. Namun, Pihak Vendor sampai berita ini di terbitkan belum memberikan langkah pasti tentang keluhan Pengguna jalan yang merasa terganggu atas keluar masuknya alat berat tersebut. (Yan)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in JATIM

To Top