JATIM
Operasi Patuh yang Bikin Senyum, Satlantas Polres Sidoarjo Hadiahi Pengendara Tertib dengan Tiket XXI dan Buket Cokelat

Kasat Lantas Polresta Sidoarjo, Kompol Jodi Indrawan, memberi apresiasi kepada masyarakat yang sudah tertib berlalu lintas.
Berita Patroli – Sidoarjo
Suasana Bundaran GOR Sidoarjo, Jumat siang (18/7), mendadak penuh kejutan. Pengendara yang awalnya menduga akan dirazia, justru dibuat tersenyum oleh petugas Satlantas Polresta Sidoarjo. Bukan surat tilang yang diberikan, melainkan voucher nonton film Superman, buket cokelat, hingga helm baru.
Aksi tak biasa ini merupakan bagian dari Operasi Patuh Semeru 2025, yang kini memasuki hari kelima. Berbeda dari pendekatan penindakan yang biasanya identik dengan operasi lalu lintas, kali ini Satlantas Polresta Sidoarjo mencoba cara humanis dan menyenangkan.
“Selain penindakan, kami juga melakukan pendekatan preemtif dengan membagikan voucher nonton film Superman di XXI Transmart Sidoarjo. Ini adalah salah satu bentuk edukasi dan apresiasi kepada masyarakat yang sudah tertib berlalu lintas, khususnya yang menggunakan helm standar,” ujar Kasat Lantas Polresta Sidoarjo, Kompol Jodi Indrawan.
Menurutnya, dalam Operasi Patuh Semeru tahun ini, pendekatan yang dilakukan terdiri dari 25 persen preemtif, 25 persen preventif, dan 50 persen penindakan hukum, yang dilakukan melalui sistem ETLE, baik kamera statis maupun ETLE mobile yang dipasang di mobil patroli.
Apa yang dilakukan di Sidoarjo ini disebut Kompol Jodi sebagai inovasi pendekatan Humanis dan Persuasif kepada masyarakat. “Harapannya, dengan pendekatan seperti ini, kesadaran masyarakat meningkat dan angka kecelakaan bisa ditekan,” imbuhnya.
Bukan hanya sekadar menghindari tilang, pengendara yang tertib justru pulang membawa bingkisan dan hadiah. Salah satunya Sinta (21), warga Sidoarjo, yang sempat mengira akan dirazia seperti biasanya. “Awalnya saya kira ada razia seperti biasa, ternyata malah dikasih voucher nonton dan bingkisan karena sudah tertib. Senang sekali, terima kasih kepada polisi Sidoarjo,” ungkapnya lega.
Hal serupa dirasakan oleh Laras (41), yang juga menerima hadiah dari petugas di lapangan. “Awalnya kaget, tapi senang. Voucher ini akan saya pakai saat liburan. Semoga Sidoarjo makin tertib dan masyarakat makin sadar pentingnya keselamatan,” ujarnya.
Sasaran operasi ini tetap serius, pelanggaran lalu lintas yang berpotensi fatal seperti pengendara di bawah umur, melawan arus, tidak memakai helm SNI, dan menggunakan ponsel saat berkendara. Namun, cara penyampaiannya kini lebih mengedepankan pendekatan persuasif, terutama kepada mereka yang sudah patuh.
Operasi Patuh Semeru 2025 sendiri mengusung tema besar, “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas.” Tema yang tampaknya bukan sekadar jargon, tapi mulai diwujudkan dengan aksi konkret di lapangan, mulai dari razia, edukasi, hingga penghargaan bagi mereka yang sudah memberi contoh baik di jalan raya. (Tomy, Arinta, Saiful, Solihin)















You must be logged in to post a comment Login