Hukum dan Kriminal
2 Warga Surabaya Masuk Penjara Usai Beli Keripik Singkong

2 Pelaku diamankan polisi
SURABAYA – Berita Patroli – Dua warga Surabaya masuk penjara saat membeli keripik singkong di Jalan Kalasan, Tambaksari, Surabaya (26/1/2024).
Dua pria itu adalah Arif Rahman (42) asal Kalimas Baru dan Hermansyah (59) asal Jatipurwo.
Kapolsek Tambaksari, Kompol Imam Solikin mengatakan, 2 warga Surabaya itu membeli keripik sambil mencuri handphone penjualnya. Aksi pencurian itu dilakukan pada siang hari, saat Jalan Kalasan ramai pengendara motor.
“Jadi sambil membeli keripik, dua orang ini nekat mencuri handphone penjualnya,” kata Imam, Senin (5/2/2024).
Aksi pencurian itu diketahui korban. Korban lantas berteriak meminta pertolongan. Penjual keripik itu pun sempat ikut mengejar bersama warga. Kedua pencuri itu lantas ditangkap warga tidak jauh dari lokasi.
“Kebetulan juga ada patroli dari anggota kami di sekitar lokasi. Keduanya langsung kami bawa ke kantor Polsek Tambaksari,” imbuh Imam.
Setelah menjalani pemeriksaan, kedua pencuri itu mengaku aksinya dilakukan secara spontan. Awalnya mereka berniat membeli keripik singkong untuk camilan. Namun, karena penjualnya lengah, dua pencuri itu menggasak handphone yang disimpan di gerobak. “Pengakuannya Hp itu mau dijual dan uangnya dibagi berdua,” pungkas Imam.
Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa sebuah ponsel milik korban. Atas perbuatannya, mereka dijerat Pasal 363 KUHP terkait pencurian dengan pemberatan, dan terancam dipenjara minimal 4 tahun.
(Red)
