Hukum dan Kriminal
1,4 Kg Narkoba Jenis Sabu Dimusnahkan BNNP Jatim

Dok. BNNP Jatim
Surabaya – Berita Patroli – Tiga orang pengedar narkoba diamankan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim. Ketiganya dibekuk saat sedang bertransaksi dan hendak mengirimkan barang. Ketiga pengedar itu antara lain AR, MUF, dan ES. Ketiganya berasal dari jaringan pengedar narkoba yang berbeda.
Kabid Pemberantasan Dan Intelejen BNNP Jatim AKBP Noer Wisnanto mengatakan hal itu bermula usai pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat soal adanya dugaan peredaran narkotika di Surabaya pada Sabtu (23/11/2023) pukul 23.00 WIB.
“Kami telah melakukan penangkapan terhadap 2 orang tersangka, AR dan MUF yang saat itu sedang melakukan serah terima 10 bungkus sabu-sabu seberat 998,8 pada Sabtu (23/11/2023) sekira jam 23.45 Wib di Surabaya,” kata Noer saat konferensi pers di BNNP Jatim, Jumat (1/12/2023).
Saat digrebek, AR mengakui sabu-sabu itu berasal dari seorang pria berinisial B (DPO). Menurut pengakuannya, B sebelumnya telah disuruh oleh seorang laki-laki yang bernama Saudara T (DPO) setelah Narkotika jenis Sabu dalam penguasaannya.
“T (DPO) menyuruh AR mengirim sabu yang akan diterima MUF yang sebelumnya disuruh oleh K (DPO) untuk menerima 10 paket Sabu dalam kantong plastik warna hitam lalu dimasukkan ke dalam plastik warna ungu di dalam tas kain minimarket,” ucapnya.
Selanjutnya, petugas langsung mengamankan AR dan MUF usai transaksi. Selain menangkap keduanya, petugas juga menyita 10 paket sabu dalam plastik klip putih dengan berat 998,8 gram, 1 tas kain Indomaret warna biru, 2 tas plastik, 2 ponsel, hingga 2 motor milik keduanya.
Keduanya dikenakan Pasal 114 ayat (2) dan atau 112 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
“Dilakukan penyisihan untuk keperluan uji labfor seberat 50 gram, sehingga barang bukti yang dimusnahkan adalah 948,8 gram,” imbuhnya.
Belum usai, petugas kembali mengamankan pengedar lainnya pada Selasa (26/11/2023) lalu di Surabaya. Ia adalah ES yang hendak mengambil paket berisi sabu di sebuah ekspedisi.
“Selasa (26/11/2023) ES kami tangkap saat mengambil paket kiriman barang,” tuturnya.
Saat didalami petugas mendapati ES hendak mengambil paket dari seseorang berinisial R. Dalam pengakuannya, ES mengaku bukan untuk dikonsumsi sendiri melainkan untuk dikirim kepada seseorang berinisial Mama D.
“Pada saat ES mengambil paket tersebut, kami tangkap, kemudian dibawa ke kantor BNNP Jatim guna proses penyidikan lebih lanjut,” katanya.
Saat dibuka petugas menemukan 4 paket sabu-sabu dalam plastik klip putih bening seberat 514,3 gram. Lalu, dilakukan penyisihan untuk keperluan uji labfor seberat 66 gram dan sisanya, 448,3 gram dimusnahkan.
Selain mengamankan ES, polisi juga menyita ponsel dan mobil yang digunakan untuk mengambil paket. Ia terancam pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
“Total 1.397,1 gram sabu dari 3 tersangka yang ditangkap di Surabaya, rencana diedarkan di Surabaya untuk tahun baruan, mereka 2 jaringan yg berbeda. AR (residivis) mengaku baru sekali ketangkep, kalau ES juga mengaku masih 1 kali, tapi tetap kami dalami dan kembangkan,” tutupnya.
(Red)
