JATIM
Dekat Tanpa Sekat, Polantas Blitar Kota Hadirkan Layanan Samsat dan SIM Bernuansa Wayang

Wayang hadir di tengah pelayanan. Polantas Polres Blitar Kota memecah jarak dengan masyarakat melalui program Polantas Menyapa di Samsat dan Kursus Uji Praktek SIM, menghadirkan layanan yang cepat, ramah, dan berakar pada kearifan lokal.
BERITA PATROLI – BLITAR
Satpas Polres Blitar Kota terus memecah sekat antara aparat dan masyarakat. Lewat dua inovasi pelayanan publik bertajuk “Polantas Menyapa di Samsat” dan “Kursus Uji Praktek SIM”, kepolisian menghadirkan layanan yang bukan hanya cepat dan profesional, tetapi juga menyentuh sisi budaya dan kemanusiaan.
Dalam program Polantas Menyapa di Samsat Keliling, petugas menghadirkan figur wayang sebagai simbol kearifan lokal Jawa. Kehadiran wayang bukan sekadar ornamen, melainkan media komunikasi yang mencairkan suasana, menghilangkan kesan kaku, sekaligus mendekatkan polisi dengan masyarakat pengguna layanan Samsat.
Pendekatan berbasis budaya ini terbukti menciptakan interaksi yang lebih hangat dan nyaman. Proses pelayanan pun berjalan lebih lancar, tanpa ketegangan, sekaligus menumbuhkan rasa percaya masyarakat terhadap institusi kepolisian.
“Kami sengaja mengangkat unsur budaya lokal agar masyarakat merasa dekat dan dihargai. Ini bagian dari upaya membangun kepercayaan publik serta menegaskan bahwa Polri hadir secara profesional dan humanis,” tegas AKP Samsul Anwar, Kasi Humas Polres Blitar Kota, Senin (2/2/2026).
Tak berhenti di situ, Satpas Polres Blitar Kota juga meluncurkan program Kursus Uji Praktek SIM. Program ini memberikan pembekalan dan bimbingan langsung kepada pemohon SIM sebelum mengikuti ujian praktik.
Tujuannya jelas, meningkatkan kompetensi berkendara, menekan kegagalan ujian, serta menciptakan pengendara yang lebih tertib dan aman di jalan.
Melalui dua terobosan ini, Polres Blitar Kota menegaskan komitmennya dalam melakukan transformasi pelayanan publik. Pelayanan tidak lagi sebatas prosedur administratif, tetapi diarahkan pada kepuasan masyarakat, transparansi, dan pendekatan yang lebih manusiawi.
“Polri akan terus berinovasi agar pelayanan semakin efektif, efisien, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas AKP Samsul Anwar.
(Aris, Hadi, Tomy)















You must be logged in to post a comment Login