Connect with us

Berita Patroli

Berita Patroli

JATIM

Polres Kediri “Road Show” ke Pesantren, Bentengi Santri dari Ancaman Narkoba

Satresnarkoba Polres Kediri Polda Jawa Timur turun langsung ke Pondok Pesantren Darul Fatihin, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, dalam “Road Show Generasi Emas Produktif Tanpa Narkoba”. Para santri diberi edukasi interaktif tentang jenis-jenis narkoba, modus peredaran gelap, dampak kerusakan masa depan, hingga ancaman pidana dalam UU RI No. 35 Tahun 2009. Polisi menegaskan, santri harus bukan hanya menjauhi narkotika, tetapi juga menjadi pelopor dan agen edukasi di lingkungan masing-masing menuju Indonesia Emas 2045.

Satresnarkoba Polres Kediri Polda Jawa Timur turun langsung ke Pondok Pesantren Darul Fatihin, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, dalam “Road Show Generasi Emas Produktif Tanpa Narkoba”. Para santri diberi edukasi interaktif tentang jenis-jenis narkoba, modus peredaran gelap, dampak kerusakan masa depan, hingga ancaman pidana dalam UU RI No. 35 Tahun 2009. Polisi menegaskan, santri harus bukan hanya menjauhi narkotika, tetapi juga menjadi pelopor dan agen edukasi di lingkungan masing-masing menuju Indonesia Emas 2045.

Berita Patroli – Kediri

Polres Kediri Polda Jawa Timur terus bergerak masuk ke ruang-ruang pendidikan, khususnya pondok pesantren, untuk menutup celah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.

Melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), program Road Show Generasi Emas Produktif Tanpa Narkoba digelar di Pondok Pesantren Darul Fatihin, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, dengan sasaran ratusan santri yang sedang menempuh pendidikan agama.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji menegaskan, pesantren bukan sekadar ruang pendidikan, tetapi benteng moral bangsa sehingga pencegahan narkoba di dalamnya menjadi prioritas strategis.

“Kami ingin membangun daya cegah dan daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkoba, terutama di lingkungan pendidikan keagamaan seperti pesantren,” ujar AKBP Bram, Jumat (28/11).

 

Ia juga menyoroti posisi santri sebagai bagian dari generasi yang akan menjadi motor menuju Indonesia Emas 2045, sehingga harus dibekali imun sosial dari ancaman narkotika.

“Santri memiliki peran besar. Kami menggandeng mereka agar menjadi pelopor dan agen perubahan, menyuarakan gerakan tanpa narkoba di lingkungan masing-masing,” tambahnya.

 

Materi Disajikan Interaktif, Santri Diberi Pemahaman “Narkoba Musuh Masa Depan”

Dalam sesi edukasi, Satresnarkoba memaparkan secara rinci:

– Jenis-jenis narkotika

– Modus peredaran gelap

– Dampak fisik dan psikologis bagi penyalahguna

Ancaman pidana, sebagaimana diatur dalam UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang memuat sanksi berat bagi penyalahguna maupun pengedar.

Paparan dikemas dengan metode interaktif, komunikatif, dan mudah dipahami, disertai diskusi dua arah, sehingga santri tidak hanya menerima teori, tetapi memahami realitas bahayanya.

“Santri harus jadi generasi emas yang bebas narkoba. Tidak cukup menjauhi, tapi juga mampu mengedukasi lingkungan sekitar,” tegas Bram, di sela-sela kegiatan.

 

Pihak Ponpes Darul Fatihin menyambut positif kegiatan tersebut. Pengasuh pondok menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Polres Kediri atas kepedulian mereka dalam membentengi santri dari ancaman narkoba.

“Terima kasih kepada Polres Kediri. Edukasi seperti ini sangat bermanfaat bagi para santri, agar tumbuh menjadi pemuda harapan bangsa yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ungkap pengasuh pondok.

 

Ia juga berharap kegiatan serupa terus berkelanjutan untuk memperkuat peran santri sebagai garda moral dan sosial bangsa.

(Nyoto, Norita, Hari Kaking, Yuli)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in JATIM

To Top