JATIM
Warga Margorukun Surabaya Mabuk dan Ancam Warga dengan Sajam

Warga Margorukun Surabaya Mabuk dan Ancam Warga dengan Sajam
SURABAYA, Berita Patroli – Khairul (39) warga Margorukun ditangkap oleh gabungan Polsek Rayon 1 usai mabuk dan mengancam warga dengan senjata tajam. Peristiwa terjadi di perkampungan Gundih, Minggu (25/06/2023) dini hari.
Kapolsek Simokerto, Kompol Dwi Nugroho mengatakan bahwa penangkapan terhadap Khairul berawal ketika gabungan Polsek Rayon 1 yang terdiri dari Polsek Tambaksari, Polsek Bubutan dan Polsek Simokerto menerima informasi aduan dari warga. Petugas kepolisian langsung menuju ke perkampungan Gundih.
“Disana pelaku sempat ketakutan ketika polisi datang. Melarikan diri bersembunyi di sebuah rumah,” ujar Dwi Nugroho, Minggu (25/06/2023).
Petugas lantas menangkap Khoirul. Namun, ia sempat berkilah jika hanya di rumah dan tidak berkeliling kampung. Namun, kesaksian warga dan bau alkohol dari mulut Khoirul membuat petugas kepolisian langsung menangkap warga Margorukun itu.
“Senjata tajamnya sempat dibuang. Namun kita cari dan dibantu warga akhirnya ketemu,” imbuh Dwi Nugroho.
Dari pengakuan Khairul, ia sedang kesal dengan kondisi hidup yang sedang ia jalani. Sehingga ia memutuskan untuk minum-minuman keras sendirian. Ketika mabuk tiba-tiba rasa kesalnya memuncak dan ia berkeliling kampung sambil membawa senjata tajam jenis golok.
Dari peristiwa ini, petugas kepolisian menyita satu botol miras dan senjata tajam. Khoirul juga harus menjalani pemeriksaan dan ditahan di Polsek Bubutan.
(Red)
