Hukum dan Kriminal
Jadi Bandar Tembakau Sintetis, Seorang Mahasiswa PTN Surabaya Diringkus Polrestabes Surabaya

Seorang mahasiswa PTN di Surabaya diringkus Polrestabes Surabaya
SURABAYA – Berita Patroli
Mahasiswa sebuah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Surabaya nekat menjadi bandar tembakau sintetis. Mahasiswa berinisial IG (23) warga Bendul Merisi itu nekat mengedarkan barang jualannya di Instagram.
Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya, Kompol Suria Mifta mengatakan IG diamankan di kamar kosnya Jalan Siwalankerto Permai 2, Selasa (11/06/2024) kemarin. Penangkapan kepada IG itu berdasarkan kepada laporan masyarakat.
“Kami terima laporan masyarakat lalu setelah didalami ternyata benar. Sehingga kita lakukan penangkapan di kamar kos Jalan Siwalankerto,” kata Suria Mifta, Minggu (30/06/2024).
Dipimpin Kanit I Satreskoba Polrestabes Surabaya Iptu Yoyok Hadianto, IG diamankan saat sedang bertransaksi dengan konsumen. Saat itu, pelaku IG menjual 0,9 gram kepada pasiennya.
“Pelaku lantas mengaku bahwa ia sudah bertransaksi 24 gram tembakau dan akan diranjau di belakang kampus di Singosari, Malang,” imbuh Suria Miftah.
Dari kasus ini, petugas kepolisian menyita total 24,9 gram tembakau gorila. Pelaku mengaku membeli tembakau gorila itu dari salah satu akun instagram dengan harga Rp 2 juta. Ia lantas menjual barang haram itu dengan keuntungan mencapai Rp 150 ribu.
“Tersangka sudah menjual tembakau sintetis selama 3 bulan lamanya,” pungkas Suria Mifta.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, IG dijerat dengan pasal Pasal 114 Ayat (1) Subs Pasal 112 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana kurungan penjara 15 tahun.
(Arinta/ Saiful/ Humbas/ Jarwo)
