Connect with us

Berita Patroli

Berita Patroli

Uncategorized

Bea Cukai Batasi Barang Bawaan Penumpang dari Luar Negeri

foto.istimewa

Berita Patroli, Jakarta – Kepala Bea Cukai Soekarno Hatta Gatot Sugeng Wibowo kepada wartawan mengatakan, Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPUBC TMP) C Soekarno-Hatta akan membatasi barang bawaan setiap penumpang penerbangan guna mengantisipasi peredaran barang ilegal dari luar negeri.

“Sebenarnya bukan larangan, tetapi kita melakukan pembatasan, karena emang ini produk tekstil harus dilindungi,” kata Kepala Bea Cukai Soekarno Hatta Gatot Sugeng Wibowo, di Tangerang, Senin (20/3).

Menindak lanjuti instruksi Kementerian Perdagangan (Kemendag) tentang membatasi kuota barang bawaan dari luar negeri. Maka Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPUBC TMP) C Soekarno-Hatta akan membatasi barang bawaan setiap penumpang penerbangan guna mengantisipasi peredaran barang ilegal dari luar negeri.

Ditegaskan, pembatasan barang-baranh bawaan bagi para penumpang merupakan langkah Bea Cukai menindak lanjuti instruksi Kementerian Perdagangan (Kemendag), yaitu membatasi kuota barang bawaan dari luar negeri.

“Kalau kita berdasarkan surat persetujuan impor dari perdagangan dan nanti pengawasannya perusahaan-perusahaan kita potong berdasarkan kuota,” pungkasnya.

Menjawab pertanyaan wartawan pelanggaran kepabeanan di Bandara Soetta naik 25 persen, dikatakannya adalah melalui langkah pembatasan barang bawaan tersebut selain merujuk pada aturan pemerintah, juga sebagai upaya melindungi produk-produk dalam negeri.

“Kalau dilepas nanti kalah produksi dalam negeri,” ujar Gatot Sugeng Wibowo.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah juga telah menyampaikan pentingnya pelarangan bisnis baju bekas impor atau yang kerap disebut thrifting.

Menut Jokowi, bisnis tersebut sangat mengganggu industri tekstil dalam negeri.

Lebih jauh Presiden Jokowi meminta jajaran lembaga terkait untuk menelusuri dan menindaklanjuti bisnis impor baju bekas. Beberapa pelaku bisnis itu, kata dia, sudah tertangkap. “Sudah saya perintahkan untuk mencari betul dan sehari dua hari sudah banyak yang ketemu,” kata Jokowi, Rabu (15/3).

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Uncategorized

To Top