Uncategorized
11 bulan kasus curanmor Doro ampel, Sumber gempol Tulungagung belum terungkap.

Tulungagung berita patroli – Kasus curamor yang terjadi di dealer motor milik DE salah satu warga Desa Doro ampel, Sumber Gempol Tulungagung 11 bulan silam hingga saat ini belum terungkap. Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian jutaan rupiah serta priharin atas kinerja segelintir oknum polisi yang tidak profesional.
Kejadian hilangnya 1 unit motor CB 150 R AG 3768 RAE ini terjadi sekitar bulan mei 2022 silam. Dugaan sementara pelaku adalah karyawan korban yang selama ini di kasih kunci pintu depan dealer.
Pelaku masuk dengan membuka pintu depan dan merusak teralis serta pintu gudang motor. Usai kejadian tersebut korban kemudian melaporkan kejadian itu ke polsek Sumber gempol,” atas kejadian tersebut saya kemudian lapor ke polsek mas, usai laporan di terima kemudian polisi olah TKP,” Ujarnya.
Lebih lanjut DE menambahkan, demi kelancaran ungkap kasus ini ada oknum polisi meminta uang sebagai lelah dan uang rokok, saya dimintai oleh salah satu oknum polsek 200 ribu, katanya biar kasus saya segera terungkap,” terangnya.
Dari perkembangan kasus ini, polisi sudah memeriksa saksi 1 atas nama Samsul Laili (50 tahun) yang beralamat di belakang dealer korban.Pak Samsul sudah di mintai keterangan polisi, pak samsul selama ini saya mintai bantuan untuk awasi dealer saya saja, selebihnya kunci dealer dan gudang saya bawa,” lanjut DE.
Kini sudah 11 bulan berlalu kasus ini mandek tempat, polisi juga sudah saya suruh pangil Ahmad Muafa saksi ke 2 yang juga sekaligus karyawan saya yang selama ini saya kasih kunci pintu depan dealer dan saya menduga dia adalah pelaku hilangnya motor saya, usai kejadian Ahmad Muafa sempat bilang maaf ke saya atas kejadian ini, saya usai dapat pangilan dari polisi yang bersangkutan malah minta resaint dan kabur ke manado,” tuturnya.
Dari keterangan DE, polisi sebenarnya sudah kirim surat pengilan ke manado, namun surat tersebut balik ke polsek. Bahkan terduga ini sempat melalukan komunikasi dengan salah satu oknum polsek Sumber Gempol. Kini terduga Ahmad Muafa sudah berada di rumahnya di dusun Jatidowo 2/1 desa Jatidowo kecamatan Rejotangan, saya mendesak polisi segera memanggil ulang mantan karyawan saya untuk dimintai keterangan sebagai saksi atas kejadian ini,” pungkas DE.
Hingga berita ini diturunkan pihak polsek Sumber Gempol belum bisa dikonfirmasi.(team/ris/had).















You must be logged in to post a comment Login