Connect with us

Berita Patroli

Berita Nasional

Pemkab Ponorogo Terus Dorong Jalannya Program PTSL Agar Negara Akuntabel Dan Perekonomian Bergerak

Ponorogo, Berita Patroli

PEMKAB Ponorogo terus mendorong berjalannya program PTSL atau Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap. Penyertifikatan tanah yang cepat dan sederhana bagi masyarakat dinilai penting agar negara menjadi lebih akuntabel. Juga bisa mendorong bergeraknya perekonomian masyarakat.

Hal ini diungkapkan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko usai menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah kepada 400 warga di Kecamatan Sukorejo, Rabu (23/3/2022). “Mengapa negara mengamanatkan harus bersertifikat, ini agar negara ini akuntabel dan tercatat dengan baik,” ungkapnya.Kang Giri menyatakan dukungan dan apresiasi yang luar biasa terhadap PTSL yang digawangi oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ponorogo yang bergotong royong dengan para perangkat desa dan Pokmas PTSL Desa Sidorejo, Kecamatan Sukorejo. Ia berharap model ini bisa terjadi di desa-desa lain dan di kecamatan lain. Yaitu kerja sama dan koordinasi yang apik, cepat tanggap dan proaktif. Kegotongroyongan ini adalah bentuk dukungan dari Pemkab Ponorogo kepada BPN.“Hal itu sangat mendukung percepatan terbitnya sertifikat melalui program (PTSL) ini. Dan kita ingin desa lain, kecamatan lain bisa seperti ini,” ujarnya.Selain menjadi akuntabel, sisi lain penerbitan sertifikat tanah milik masyarakat ini adalah untuk permodalan. Sebab masyarakat bisa menjadikan sertifikat tersebut sebagai agunan atau jaminan bila akan mengajukan pinjaman ke bank atau lembaga keuangan yang lain sebagai modal usaha. Hal ini akan lebih produktif ketimbang pinjaman untuk belanja konsumtif.Kepala Kantor ATR/BPN Ponorogo Tuti Agustiningsih mengatakan, di Ponorogo program PTSL tahun 2022 menargetkan penerbitan sekitar 11 ribu sertifikat. Jumlah ini berbeda dengan tahun lalu yang mencapai sekitar 55 ribu sertifikat tanah yang bisa terbit dari PTSL ini. Hal ini tergantung dari anggaran yang diberikan untuk program ini.“PTSL pada 2022 ini baru mencapai desa ini. Nantinya tentu akan menuju ke kecamatan-kecamatna yang lain,” ucapnya.Ia sangat mengapresiasi warga, perangkat desa dan Pokmas yang melaksanakan PTSL di Sidorejo. Mereka dinilai sangat tanggap, koordinatif dan proaktif. Dengan begitu koreksi dan perbaikan bisa segera dilakukan. Penerbitan sertifikat pun bisa dilakukan dengan cepat sesuai tenggat waktu yang ditentukan.Ia berharap sertifikat yang sudah jadi dan dibagikan bisa disimpan dengan baik. Kalaupun ‘disekolahkan’ ia berpesan agar bisa masuk ke lembaga yang dapat dipercaya. “Jangan sampai jatuh ke rentenir atau bank harian (bank thithil). Bisa-bisa sertifikatnya malah hilang tidak terlacak,” pesannya. (Hu/jan/a/ngin)

 

 

 

 

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita Nasional

To Top