Connect with us

Berita Patroli

Berita Patroli

Hukum dan Kriminal

Dendam Asmara Berujung Maut, Pria 57 Tahun Tewas Ditusuk Lebih dari Satu Pelaku di Sukomanunggal Surabaya

Berawal dari cekcok sejak subuh, berujung tragedi berdarah. MJ (57) ditemukan tewas dengan luka tusuk di dada dan luka di kepala di dekat rumahnya. Polisi menduga penyerangan dilakukan lebih dari dua pelaku. Motif sementara mengarah pada konflik pribadi yang dipicu persoalan perempuan.

Berawal dari cekcok sejak subuh, berujung tragedi berdarah. MJ (57) ditemukan tewas dengan luka tusuk di dada dan luka di kepala di dekat rumahnya. Polisi menduga penyerangan dilakukan lebih dari dua pelaku. Motif sementara mengarah pada konflik pribadi yang dipicu persoalan perempuan.

BERITA PATROLI – SURABAYA

Kasus penusukan yang merenggut nyawa MJ (57) di Jalan Sencaki Gang Pragoto 2, Surabaya, mulai menemukan titik terang. Polisi menduga korban tidak diserang sendirian, melainkan oleh lebih dari dua orang pelaku yang kini masih diburu.

Dugaan pengeroyokan berdarah ini menguat dari keterangan saksi di lokasi serta hasil penyelidikan awal. Konflik yang berujung tragedi itu disebut-sebut dipicu persoalan asmara yang melibatkan seorang perempuan.

Kapolsek Sukomanunggal AKP Zainur Rofik mengungkapkan, sebelum kejadian, korban sempat terlibat cekcok dengan pihak pelaku.

“Awalnya ada perselisihan, diduga karena perempuan yang mendapat godaan,” ujarnya.

Keributan bahkan sudah terjadi sejak subuh. Dalam insiden awal itu, korban disebut sempat mengalami pemukulan oleh pihak yang diduga masih memiliki hubungan dengan pelaku.

Situasi sempat mereda. Namun sekitar pukul 06.00 WIB, para pelaku kembali datang. Tak lama berselang, korban ditemukan sudah tak bernyawa.

Warga sekitar dikejutkan dengan kondisi korban yang tergeletak bersimbah darah tanpa sempat meminta pertolongan.

“Hasil pemeriksaan sementara, ada luka tusuk di dada kiri dan luka gores di kepala,” jelas Zainur.

Polisi kini telah mengantongi identitas para terduga pelaku. Jumlahnya diperkirakan lebih dari dua orang.

“Nama-nama sudah kami kantongi. Saat ini masih dalam pengejaran,” tegasnya.

Fakta lain yang tak kalah mengejutkan, salah satu pelaku ternyata merupakan teman dekat korban sendiri. Pria yang dikenal dengan panggilan Man itu bahkan kerap berkunjung ke tempat tinggal MJ yang hanya berjarak sekitar 100 meter.

“Sering main ke sini, mereka dekat,” ujar Iwan, kerabat korban, Kamis (23/4/2026).

Namun hubungan itu retak diduga karena persoalan cinta segitiga yang memicu kecemburuan hingga berujung kekerasan.

Di mata keluarga dan warga, MJ dikenal sebagai sosok pendiam dan ramah. Pria yang bekerja serabutan itu disebut tidak pernah terlibat konflik dengan lingkungan sekitar.

“Tidak ada masalah sama orang lain, orangnya baik,” kata Iwan.

Kini, polisi terus memburu seluruh pelaku sekaligus mendalami dugaan penyerangan berkelompok dalam kasus pembunuhan tersebut.

(Tomy)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Hukum dan Kriminal

To Top