BREAKING NEWS
Polda Jatim Catat Sebanyak 604 Kecelakaan dan 24 Orang Meninggal Dunia dalam Mudik Lebaran 2024

Irjen Pol Drs. Imam Sugianto (Tengah) dan Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Komarudin (Kanan) saat gelar Press Release Operasi Ketupat semeru 2024 (Dok. Polda Jatim)
SURABAYA – Berita Patroli – Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Komarudin mengatakan jumlah kecelakaan selama libur lebaran berjumlah 604 dan ada 24 korban meninggal dunia. Sementara jumlah kendaraan di wilayah Jawa timur sampai pelaksanaan operasi selesai untuk akses yang keluar dari Jatim melebihi dari yang masuk ke Jatim. Selama operasi masuk wilayah Jatim sebanyak 89.388 kendaraan dan yang keluar 92 ribu lebih kendaraan.
” Sementara untuk data yang masuk di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, masuk 162 ribu sementara keluar melalui jalur Ketapang ke arah Timur 91 ribu. Untuk di Pelabuhan Tanjung Perak masuk 8.700 dan yang keluar 4 ribu, dan juga penumpang yang masuk 78.200 yang keluar 15 ribu,” kata Kombes Pol Komarudin, Dirlantas Polda Jatim, Rabu (17/4/2024).
Dijelaskan lebih jauh untuk data di Stasiun Gubeng, masuk 147 ribu pemudik sedangkan pemudik yang keluar sebanyak 146 ribu. Sedangkan di Stasiun Pasar Turi, masuk 117 ribu dan yang keluar 100 ribu.
“Sedangkan untuk di Bandara pemudik yang masuk di Jatim sebanyak 274 ribu dan jumlah yang keluar 252 ribu, sementara jumlah pemudik yang keluar lebih banyak jika dibandingkan pemudik yang masuk ke wilayah Jatim melalui terminal Purabaya. Dari data yang ada, jumlah pemudik yang keluar sebanyak 388.456 sedangkan pemudik yang masuk 247.300 pemudik,” jelasnya.
Kemudian untuk kejadian kecelakaan lalu lantas hasil analisa dan evaluasi kecelakaan jika dibandingkan dengan operasi tahun lalu, peristiwa kecelakaan pada tahun 2023, ada 1.055 kasus kecelakaan dan jumlah korban meninggal 162 orang.
“Pada operasi tahun 2024 angka kecelakaan bisa ditekan hingga 43 persen, jumlah laka lantas tercatat ada 604 kecelakaan dan korban meninggal dunia 24 orang sehingga turun hingga 85 persen,” ungkapnya.
Sementara yang mengalami peningkatan pada luka berat dari 12 tahun lalu dan tahun ini ada 39 orang. Sedangkan untuk luka ringan tahun lalu 1.622 sedangkan tahun 2024 ini 956 sehingga mengalami penuruan 42 persen.
“Untuk tingkat fatalitas dari kecelakaan ada di Polres Ngawi. Ada 2 titik yang menjadi pusat perhatian selama Ops ketupat Semeru 2024, jalur Pantura mengarah ke Pantura dan ada titik lelah di KM 572 – 585,” jelasnya.
(Red)















You must be logged in to post a comment Login