Connect with us

Berita Patroli

Berita Patroli

Berita Nasional

Strategi Presisi Korlantas Polri Berbuah Hasil, Fatalitas Lakalantas Mudik 2026 Turun 31 Persen

Penurunan fatalitas kecelakaan hingga 31 persen pada mudik 2026 jadi bukti nyata kerja keras di lapangan.Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho menyebut strategi presisi dan meningkatnya kesadaran masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan Operasi Ketupat tahun ini.

Penurunan fatalitas kecelakaan hingga 31 persen pada mudik 2026 jadi bukti nyata kerja keras di lapangan.
Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho menyebut strategi presisi dan meningkatnya kesadaran masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan Operasi Ketupat tahun ini.

BERITA PATROLI – JAKARTA

Pelaksanaan mudik Lebaran 2026 membawa kabar menggembirakan. Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat penurunan signifikan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas hingga 31,19 persen dibandingkan tahun 2025.

Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho, mengungkapkan capaian tersebut merupakan hasil evaluasi menyeluruh dari pelaksanaan mudik tahun sebelumnya yang kemudian disempurnakan dengan strategi pengamanan berbasis data dan presisi.

“Penurunan fatalitas ini menjadi bukti bahwa pengamanan dan pelayanan berjalan efektif. Ini hasil kerja keras seluruh stakeholder serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” ujarnya, Kamis (2/4).

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, jumlah korban jiwa akibat kecelakaan tercatat berkurang sebanyak 136 orang dibandingkan periode Lebaran 2025.

Tak hanya fatalitas, jumlah kecelakaan lalu lintas juga menurun 6,31 persen, dari 3.754 kasus menjadi 3.517 kasus. Penurunan juga terjadi pada korban luka berat yang turun hingga 13,8 persen.

Menurut Agus, keberhasilan ini tidak lepas dari langkah preventif yang lebih optimal serta kesiapsiagaan petugas di lapangan dalam mengantisipasi potensi kecelakaan, terutama di jalur mudik yang rawan.

Selain itu, meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas juga menjadi faktor penting. Kepatuhan terhadap aturan dan arahan petugas dinilai berkontribusi besar dalam menekan angka kecelakaan.

Dari sisi mobilitas, arus kendaraan selama periode 13 hingga 29 Maret 2026 mengalami lonjakan signifikan. Sebanyak 3,2 juta kendaraan tercatat keluar dari Jakarta, meningkat 18,43 persen dari kondisi normal. Sementara arus masuk mencapai 2,9 juta kendaraan atau naik 10,79 persen.

Tingkat kepatuhan pemudik untuk kembali ke Jakarta juga tergolong tinggi. Hingga akhir operasi, sekitar 88,1 persen kendaraan telah kembali ke ibu kota.

Di sektor transportasi publik, peningkatan jumlah penumpang terjadi di seluruh moda. Kenaikan tertinggi tercatat di pelabuhan sebesar 15,51 persen atau mencapai 5,52 juta penumpang, disusul terminal 11,41 persen, stasiun 8,06 persen, dan bandara 6,99 persen.

Agus menambahkan, keberhasilan pengamanan mudik tahun ini juga tidak lepas dari peran Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, yang turun langsung memantau dan memberikan arahan selama pelaksanaan operasi.

“Kepemimpinan Kapolri menjadi faktor penting dalam memastikan pengamanan dan pelayanan mudik berjalan optimal,” pungkasnya.

(Tomy)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Nasional

To Top