Hukum dan Kriminal
Ganja 5,6 Kg Disita, Residivis Pengedar Narkoba Berhasil Diringkus

Foto: Lima residivis pengedar narkoba dan barang bukti dirilis di Polres Malang
Malang – Berita Patroli – Lima orang dua di antaranya residivis pengedar narkoba diringkus Polresta Malang Kota. Barang bukti yang disita berupa ganja seberat 5,6 kilogram dan sabu 7,18 gram.
Kelima tersangka laki-laki adalah AM (50) alias Abdul warga Lawang, Kabupaten Malang, SM (36) alias Samir, warga Krembangan, Kota Surabaya, RZ (26) alias Rozak warga Dau, Kabupaten Malang, dan MI (27) alias Ishaq, warga Bareng, Kota Malang.
“Barang bukti yang diamankan ganja seberat 5.603 gram dan sabu 7,18 gram yang diamankan dari para tersangka,” ujar Wakapolres Malang AKBP Apip Ginanjar dalam konferensi pers di Mapolresta Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jumat (11/8/2023).
Apip menjelaskan kelima tersangka dijerat ancaman pidana berbeda-beda. Tersangka AM dijerat Pasal 114 ayat 2 dan atau Pasal 111 ayat 2 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun serta denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.
Kemudian, tersangka SM dan RZ dijerat Pasal 111 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 1 dan atau Pasal 111 ayat 1 junto Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Keduanya terancam pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.
Begitu juga dengan tersangka ZA, dijerat Pasal 114 ayat 1 dan atau Pasal 111 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Tersangka ZA terancam pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun, serta denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar.
“Dan yang terakhir adalah tersangka MI, ini juga sama dijerat Pasal 114 ayat 2 dan atau Pasal 111 ayat 2 dan Pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar,” jelasnya.
Terpisah Kasat Resnarkoba Polresta Malang Kota, Kompol Eka Wira Dharma Sibarani mengatakan, pengungkapan kelima tersangka berdasarkan informasi awal dari masyarakat.
Pihaknya melakukan penyelidikan awal di Kecamatan Sukun, Kota Malang terhadap tersangka AM. Kemudian, tersangka AM dilakukan penangkapan di Lawang, Kabupaten Malang pada 26 Juli 2023.
“Kita menemukan tersangka AM kedapatan memiliki barang di rumahnya ada sekitar 2 kilogram (ganja), kemudian kita kembangkan ke dia dari mana memperoleh barang tersebut,” katanya terpisah.
Dari pendalaman kasus yang dilakukan diketahui, bahwa barang dari tersangka AM diperoleh dari SM dan RZ. Kedua tersangka SM dan RZ diamankan di Surabaya, pada 27 Juli 2023.
“Kemudian terakhir menangkap ZA, itu juga di Surabaya, namun lain tempat (pada hari yang sama), ternyata mereka semua (empat tersangka) saling mengenal sebelumnya,” tegasnya.
Satreskoba Polresta Malang Kota terus melakukan pendalaman dalam kasus ini. Hasilnya, ditemukan pelaku lain berinisial MI dengan barang bukti ganja sekitar 2,4 kilogram.
Sementara tersangka MI diamankan di Kecamatan Klojen, Kota Malang pada 7 Agustus 2023 lalu. Dari kelima tersangka, untuk AM dan RZ merupakan residivis.
“Kita terus kembangkan, dan didapati tersangka-tersangka lainnya, semua kita amankan dan diproses lebih lanjut,” tuturnya. (Red)
