Berita Nasional
Kapolres Bogor Sandang Brevet Kehormatan Paspampres, Pengamanan VVIP di Bogor Tak Boleh Ada Celah

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto resmi menyandang Brevet Kehormatan “Setia Waspada” dari Paspampres. Penyematan ini bukan sekadar simbol, tetapi bentuk kepercayaan dan tanggung jawab besar dalam menjaga pengamanan Presiden dan Wakil Presiden di wilayah strategis Kabupaten Bogor.
BERITA PATROLI – JAKARTA
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto resmi menyandang Brevet Kehormatan “Setia Waspada” dan ditetapkan sebagai Warga Kehormatan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Penyematan ini menegaskan satu hal, pengamanan Presiden dan Wakil Presiden di wilayah Kabupaten Bogor tidak boleh longgar, tidak boleh ragu, dan tidak boleh ada celah sedikit pun.
Penganugerahan digelar di Ruang Bhuana Agung, Gedung Jenderal Soedirman Mako Paspampres, Jakarta, Rabu (11/2/2026), dipimpin langsung Danpaspampres Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha. Prosesi berlangsung khidmat, diawali penghormatan kepada Pataka Paspampres “Setia Waspada”, kemudian dilanjutkan penyematan brevet secara resmi.
Brevet Kehormatan “Setia Waspada” bukan sekadar simbol kehormatan. Itu adalah tanda kepercayaan, pengakuan, sekaligus tanggung jawab besar. Kabupaten Bogor bukan wilayah biasa. Di sanalah terdapat objek vital negara dan kediaman Presiden. Artinya, stabilitas keamanan di wilayah tersebut adalah harga mati.
Tak hanya Kapolres Bogor, Bupati Bogor Rudy Susmanto, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, serta Dandim 0621 Letkol Inf Henggar Tri Wahono juga menerima Brevet Kehormatan yang sama. Total 32 penerima dari unsur TNI-Polri serta instansi dan lembaga pemerintah dianugerahi penghargaan tersebut.
Dalam keterangannya, Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha menegaskan bahwa Brevet Setia Waspada sejatinya merupakan simbol kualifikasi khusus prajurit Paspampres dalam menjalankan tugas pengamanan VVIP jarak dekat setiap saat. Tugas tersebut menuntut profesionalisme tinggi, kesiapsiagaan tanpa kompromi, serta sinergi lintas lembaga yang solid.
Ia menekankan bahwa setiap penerima Brevet Kehormatan dipilih secara selektif. Mereka dinilai memiliki kesamaan visi, integritas, dan dedikasi dalam menjamin kelancaran pengamanan pimpinan negara.
Brevet ini bukan sekadar atribut di dada. Ia adalah peneguhan ikrar pengabdian. Sebuah komitmen moral untuk berdiri sebagai garda terdepan, menjadi perisai hidup, dan menempatkan keselamatan objek VVIP di atas keselamatan pribadi.
Dengan penganugerahan ini, pesan institusi jelas: pengamanan Presiden dan Wakil Presiden adalah tanggung jawab bersama. Sinergi TNI, Polri, dan pemerintah daerah harus kokoh, disiplin harus ditegakkan, dan potensi ancaman sekecil apa pun harus diantisipasi sejak dini.
Di wilayah strategis seperti Bogor, kelengahan bukan pilihan. Kewaspadaan adalah keharusan. Dan komitmen itu kini melekat kuat dalam simbol “Setia Waspada.”
(Tomy)















You must be logged in to post a comment Login