Connect with us

Berita Patroli

Uncategorized

Program Rice Cooker Menteri ESDM Dari Anggaran Infrastruktur 2023

JAKARTA, Berita Patroli – Dalam paparannya Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif akan mengalokasikan dana sebesar Rp2,5 triliun atau sebanyak 45,4% dari pagu anggaran Rp5,5 triliun di 2023 untuk kegiatan infrastruktur. Kegiatan infrastruktur ini mencakup pembangunan pipa gas Cirebon-Semarang, program penanak nasi (rice cooker) hingga insentif konversi kendaraan listrik.
Arifin Tasrif mengungkapkan Kementerian ESDM akan melanjutkan usulan program bagi-bagi 680.000 rice cooker gratis atau Program Bantuan Penanak Nasi Listrik (PBPNL) ini kepada pihak-pihak termasuk komisi VII DPR RI.

Wakil Ketua Komisi VII Dari Fraksi Partai Gerindra Bambang Heryadi

Meskipun awalnya Menteri Arifin tak merinci berapa besaran anggaran yang disiapkan untuk program ini. Namu yang pasti rice cooker dimaksud akan disalurkan ke seluruh Indonesia melalui anggaran belanja Kementerian ESDM di 2023.

Program ini diklaim tidak memerlukan tambahan daya maupun biaya yang paket programnya sebesar Rp500.000 per keluarga penerima manfaat (KPM). Dan tujuan dari Kementerian memberikan bantuan rice cooker dalam rangka pemanfaatan energi bersih dengan meningkatkan konsumsi listrik per kapita maka perkiraannya akan terjadi penghematan biaya memasak bagi masyarakat.

Pembagian rice cooker kepada masyarakat yang tidak mampu ini juga direncanakan akan mengacu data dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Demikian Menteri Arifin mengungkapkan bahwa berdasarkan Surat Menteri Keuangan tertanggal 9 Desember 2022, terkait automatic adjustment terdapat anggaran belanja Kementerian ESDM yang diblokir mandiri untuk pencadangan anggaran sebesar Rp326,4 miliar, konkit nelayan yang terblokir 10.000 paket, konkit petani 7.200 paket, PJU-TS sebanyak 1.468 unit.

Sejalan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang telah memasukkan program pembagian 680.000 paket bantuan penanak nasi listrik atau rice cooker ke dalam program prioritas tahun ini, Wakil Ketua Komisi Bambang Haryadi mengatakan, pihaknya mendukung program ini menimbang aspek teknis serta sasaran program dimaksud.

“Aspek teknis yang lain, ini tidak mengubah daya, karena dayanya tidak terlalu besar, 450 VA bisa,” kata Bambang. #TED

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top