Connect with us

Berita Patroli

Berita Patroli

Berita Nasional

Kapolri Tegaskan NU, Ansor, Banser Satu Komando, Bersama Kawal Pemerintahan dan Stabilitas Nasional

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Nahdlatul Ulama, khususnya Gerakan Pemuda Ansor dan Banser, harus memperkuat sinergi bersama Polri untuk menjaga stabilitas keamanan dan mengawal jalannya pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Nahdlatul Ulama, khususnya Gerakan Pemuda Ansor dan Banser, harus memperkuat sinergi bersama Polri untuk menjaga stabilitas keamanan dan mengawal jalannya pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka.

BERITA PATROLI – BANTUL

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara tegas menyerukan kepada seluruh elemen Nahdlatul Ulama (NU), khususnya Gerakan Pemuda Ansor, Banser, dan Majelis Dzikir Sholawat (MDS) Rijalul Ansor, untuk tidak ragu berdiri di garis terdepan mengawal dan memastikan keberhasilan pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Penegasan itu disampaikan Listyo saat membuka Latihan Instruktur dan Kursus Pelatih II GP Ansor, Banser, dan MDS Rijalul Ansor di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (14/2). Kapolri menekankan, sinergi antara Polri dan kekuatan masyarakat seperti NU bukan sekadar simbolik, melainkan kebutuhan strategis untuk menjaga stabilitas nasional di tengah ancaman global dan dinamika dalam negeri.

“Pelatihan ini bukan sekadar rutinitas. Ini adalah upaya memperkuat barisan. Kader NU, Ansor, dan Banser harus siap menjaga stabilitas kamtibmas, mengawal program pemerintah, dan memastikan roda pembangunan berjalan tanpa gangguan,” tegas Listyo.

Kapolri mengingatkan bahwa situasi global yang penuh tekanan ekonomi dan ketidakpastian berpotensi berdampak langsung pada stabilitas nasional. Dalam kondisi seperti itu, ia menilai tidak boleh ada ruang bagi perpecahan, apalagi pelemahan terhadap program strategis negara.

Ia menegaskan bahwa persatuan seluruh elemen bangsa adalah benteng utama Indonesia. Tanpa kekompakan dan keberanian berdiri bersama, stabilitas dan kemajuan bangsa akan terancam.

“Seluruh elemen bangsa harus bersatu. Tidak boleh tercerai berai. Keberagaman adalah kekuatan, bukan kelemahan. Ini yang harus dijaga bersama,” ujarnya dengan nada tegas.

Kapolri juga secara khusus menitipkan pesan keras kepada jajaran Polri dan seluruh elemen NU, Ansor, dan Banser agar memperkuat kolaborasi nyata, bukan sekadar slogan.

“Saya menitipkan kepada NU, Ansor, Banser untuk terus berjalan bersama Polri. Perkuat sinergi, perkuat kebersamaan, dan jangan beri ruang bagi siapa pun yang ingin mengganggu stabilitas bangsa,” tegasnya.

Listyo menegaskan, Indonesia memiliki peluang besar untuk melompat menjadi negara maju, namun hal itu hanya bisa tercapai jika stabilitas keamanan tetap terjaga dan seluruh elemen bangsa solid dalam satu barisan.

“Tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang kuat, bangsa yang solid, dan bangsa yang tidak bisa dipecah belah. Kita harus berdiri tegak, menjaga stabilitas, dan memastikan masa depan Indonesia lebih kuat,” pungkasnya.

(Tomy)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Nasional

To Top