Connect with us

Berita Patroli

Uncategorized

17 Pasien Gagal Ginjal Akut di Bali, 11 Meninggal Dunia

Denpasar,  Berita Patroli – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, I Nyoman Gede Anom mengatakan ada 17 pasien gagal ginjal akut di wilayahnya. Dari jumlah itu, 11 pasien meninggal dunia.
Dari 17 pasien itu, dua orang dari Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngoerah atau RSUP Sanglah, Denpasar, Bali.

“Sampai saat ini 17 orang dan memang ada dua orang dari luar Bali. Dan 11 orang meninggal dan 6 sembuh dan tidak ada penambahan kasus lagi,” kata Gede Anom, di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Jumat (21/10).

Mengenai pasien dari bali, paling banyak berasal dari Denpasar. Ada pula yang berasal dari Bangli, Klungkung serta Gianyar.

Gede Anom mengatakan keluhan yang dialami pasien antara lain kencing yang jarang dan bahkan ada yang tidak buang air kecil dalam 24 jam. Kemudian ada gangguan infeksi saluran pernapasan, saluran cerna, muntah, mencret.

“Nah itu yang membawa mereka ke rumah sakit ini. Jelas ada masalah, 24 jam tidak kencing itu baru kita cek yang namanya fungsi ginjal itu terjadi peningkatan,” kata Gede Anom.

Sejauh ini, Dinas Kesehatan Bali tengah melakukan surveilans terhadap para pasien yang mengalami ginjal akut tersebut. Tujuannya untuk mendeteksi obat apa yang dikonsumsi pasien hingga dirujuk ke rumah sakit.

Sejauh ini, di lingkup nasional, ada 241 kasus gagal ginjal akut dengan 133 anak meninggal dunia. Meski demikian, pemerintah RI memastikan belum menetapkan kasus gagal ginjal akut akan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Kita sudah diskusi belum masuk status KLB,” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BGS) dalam konferensi pers di kantor Kemenkes, Jakarta, Jumat (21/10) malam.(red)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top