Connect with us

Berita Patroli

Berita Patroli

JATIM

“Pecel Pincuk Joss” Imigrasi Madiun, Layanan Jemput Bola Permudah Izin Tinggal Santri

Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun terus berinovasi menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat dan cepat melalui program Pecel Pincuk Joss.Layanan jemput bola ini langsung menyasar para santri dan pengasuh di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Kabupaten Magetan, dengan menghadirkan kemudahan pengurusan izin tinggal tanpa harus datang ke kantor imigrasi.

Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun terus berinovasi menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat dan cepat melalui program Pecel Pincuk Joss.
Layanan jemput bola ini langsung menyasar para santri dan pengasuh di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Kabupaten Magetan, dengan menghadirkan kemudahan pengurusan izin tinggal tanpa harus datang ke kantor imigrasi.

BERITA PATROLI – MADIUN

Terobosan layanan publik kembali dihadirkan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun. Mengusung konsep jemput bola, inovasi bertajuk Pecel Pincuk Joss (Pelayanan Cepat Online Pemohon Izin Tinggal Cuma Duduk Jemput Ora Suwe Suwe) resmi diluncurkan untuk mempermudah masyarakat dalam pengurusan izin tinggal.

Program ini langsung menyasar para santri dan pengasuh di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan. Petugas imigrasi turun langsung ke lokasi, menghadirkan layanan yang cepat, praktis, dan efisien tanpa harus membuat pemohon datang ke kantor.

Dengan konsep “cukup duduk, layanan datang”, inovasi ini menjadi solusi bagi para pemohon izin tinggal, khususnya di lingkungan pesantren yang memiliki keterbatasan waktu dan mobilitas. Seluruh proses administrasi dilakukan secara langsung di lokasi dengan sistem digital yang terintegrasi.

Perwakilan Humas Imigrasi Madiun menegaskan, program ini merupakan bentuk komitmen dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Melalui layanan jemput bola ini, kepengurusan izin tinggal menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien. Kami hadir untuk memastikan pelayanan berkualitas bisa dirasakan semua kalangan tanpa terkecuali,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Kehadiran Pecel Pincuk Joss pun disambut antusias oleh keluarga besar pondok pesantren. Selain mempermudah proses administrasi, layanan ini juga dinilai mampu memangkas waktu dan biaya, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas pendidikan.

Langkah inovatif ini menegaskan bahwa pelayanan keimigrasian kini tidak lagi bersifat pasif, melainkan proaktif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, dengan mendekatkan layanan langsung ke tengah-tengah mereka.

.* @pria/jgt-88.

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in JATIM

To Top