Uncategorized
Di Duga Ada Pembiaran Dari Pengelola SPBU, Puluhan Mobil Tangki Milik PT di Tuban Isi BBM Solar Subsidi.
Tuban, Berita Patroli,. Keluh kesah warga nelayan dan sejumplah sopir Truk roda 6 di SPBU, Pereng, Purworejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, terkait susahnya pasokan BBM jenis Solar memang sudah bukan rahasia umum lagi.
Penyebab langkanya BBM (Bahan Bakar Mesin) jenis Solar di SPBU (54-62303) Pereng tersebut, di picu karena panjangnya antrian mobil tangki berkapasitas Besar milik PT yang setiap harinya memadati SPBU guna membeli Solar bersubsidi sebagai bahan bakar Armadanya.
Salah seorang sopir Truk yang sedang mengantri di Spbu mengeluhkan kalau ia harus mengantri lama karena harus menunggu mobil Tangki yang bersekala besar hendak melakukan pengisian.
” Susah mas wilayah pantura Tuban ini di SPBU sudah kalah sama mobil mobil milik PT yang seharusnya tidak di perbolehkan mengisi solar subsidi, tapi mau bagaimana lagi mereka punya uang. Bisa jadi sudah ada kong kali kong dengan pengelola Spbu ini”. Keluhnya sopir Truk yang tidak mau menyebut namanya.
Informasi yang berhasil di himpun Wartawan Berita Patroli Selasa siang (5/7/2022). Sejumplah mobil besar yang antri di SPBU tersebut di duga memang sudah ada kerja sama dengan pengurus SPBU yang bernama Oni. Dan selama ini tidak ada tindakan dari pihak penegak hukum Polsek ataupun Polres Tuban apa lagi dari Dinas Diskoperindang Kabupaten Tuban.
Terlihat di SPBU tersebut terdapat puluhan mobil tangki roda 10 yang sedang mengantri, tertulis di Tangki kalau mobil tersebut dari PT. Janti, Utsg, dan juga mobil milik PT lainnya. Namun, di lokasi hanya ada 1 orang pegawai yang sedang menunggu pengiriman Bahan bakar, karena sedang kosong.
Menurut salah satu pegawai SPBU (Ag) saat dikonfirmasi wartawan berita patroli mengatakan.
” kalau mobil seperti ini setiap hari antri untuk mengisi Bbm di sini mas dan aman aman saja. Mulai dari mobil PT, Janti dan banyak mobil mobil besar yang ngisi Bbm di sini. Buktinya ya tidak ada masalah”.Tandas (Ag).selasa, 5/7/2022.
Pegawai tersebut juga menambahkan, kalau Oni sebagai pengurus dan sebagai penanggung jawab SPBU di Pereng, Kecamatan Jenu setiap harinya tidak pernah di ketahui keberadaanya.
” Pengurusnya itu namanya Pak Oni, tapi sama sekali tidak pernah ke kantor. Hanya seminggu sekali itu saja tidak pasti”. Tungkasnya.
Di hari yang sama, pihak pengelola PT Janti yang bernama Wakit saat ditemui dan di konfirmasi dikantornya menjelaskan kalau pihaknya atau PT Janti tidak ada perjanjian sama sekali dengan Pengurus SPBU apalagi dari APH Kabupaten Tuban.
” terkait pengisian mobil dari PT kami itu sama sekali tidak ada urusannya sama PT mas. Itu dari pihak Sopir dan juga Pihak SPBUnya. Karena setiap hari kami juga selalu di infokan kalau Solar ada, jadi sopir sopir kami pasti datang untuk mengisi”.
Lebih jauh Wakit menjelaskan, ” gini mas kalau untuk masalah itu, semua wewenang ada pada pengurus SPBU. Kalau pengurusnya melarang mobil besar mengambil di situ pasti kami tidak akan mengambil. Seperti di SPBU lain, mobil besar di larang jadi kita juga patuh dan tidak akan mengisi di situ”. Ungkapnya Wakit dikantornya Selasa (5/7/2022).
Dikonfirmasi melalui pesan Watshaap Agus Wijaya Kepala Dinas Diskoperidang Kabupaten Tuban. Selasa (5/7/2022). terkait penyalahgunaan BBM jenis Solar yang berada di SPBU Kabupaten Tuban. Sampai berita ini di turunkan Agus Wijaya tidak memberi jawaban sama sekali.(Syn/Yet).
