Berita Nasional
Nasib Na’as Pasangan Suami Istri di Bojonegoro Meninggal Dunia Usai Tersengat Listrik.
Tuban, Berita Patroli,.
Musibah terjadi kapan saja dan di mana saja. Nasib na’as yang di alami Pasangan suami istri bernama Tamsir (66) tahun dan Sunarti (59) Tahun, warga Desa, Temayang, Kabupaten Bojonegoro ini telah menghembuskan nafas terahirnya gegara tersengat arus listrik di rumahnya. Selasa (26/4/2022) pagi hari.

lokasi kejadian pasangan suami istri tersenggat listrik
Data yang di himpun koran ini, kejadian tersebut bermula ketika Tamsir hendak memperbaiki antena TV yang rusak karena tertimpa pohon pepaya di samping rumahnya yang roboh akibat angin kencang di waktu hujan. Namun Tamsir yang saat itu tidak menyadari bahwa kabel atena Tv tersebut telah menempel di Kabel PLN yang mempunyai Aliran listrik tegangan tinggi. Sehingga Aliran listrik yang berasal dari kabel PLN tersebut mengalir di kabel Antena Tv milik Tamsir .
Tragisnya, istri Korban yang saat itu mengetahui kejadian tersebut, Sunarti hendak menolong suaminya yang saat itu sudah tersengat listrik, namun Sunarti malah ikut tersengat dan keduanya meninggal dunia.
Menurut Kapolsek Temayang, Polres Bojonegoro. AKP Jadmiko S.H saat dikonfirmasi Koran ini membenarkan kejadian tersebut.
” Benar mereka merupakan pasangan Suami Istri dan meninggal dunia terkena sengatan listrik. Jelasnya Jadmiko. (26/4/2022.)
Kapolsek menjelaskan, bahwa dari hasil identifikasi korban, pada tubuh Tamsir terdapat luka bakar di atas lutut sebelah kiri dengan panjang sekitar 10 Cm, dengan kedalaman luka kurang lebih 0,5 Cm.
Dan di Paha kanan juga terdapat luka bakar, serta di telapak tangannya kemudian terdapat bercak sengatan listrik di lengan sebelah kiri.
Sedangkan istrinya Sunarti, terdapat luka bakar di pergelangan kaki kiri dengan panjang sekitar 5 Cm.
” Setelah di lakukan pemeriksaan luar oleh petugas dari tim medis, di tubuh kedua korban tidak di temukanya adanya tanda tanda kekerasan. Kemudian jenazah korban kami serahkan kepada ahli warisnya untuk di makamkan. Tungkasnya Kapolsek Temayang, AKP Jadmiko S.H. (Syn/Yet).
