
Kajati Jatim “Mia Amiati” saat konferensi pers pemeriksaan tiga hakim PN Surabaya yang ditangkap Kejagung, Rabu (23/10/2024)
SURABAYA – Berita Patroli
Mia Amiati Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kajati Jatim) membenarkan operasi tangkap tangan (OTT) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) terhadap tiga orang hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkait dugaan suap kasus pembunuhan Ronald Tannur terhadap Dini Sera Afrianti (DSA) kekasihnya.
Ketiga hakim yang kena OTT Kejagung itu adalah Erintuah Damanik Ketua Majelis Hakim di PN Surabaya, lalu dua hakim anggota yakni Heru Hanindyo dan Mangapul.
KEPADA YTH. :
*KAJATI JAWA TIMUR*
TEMBUSAN :
1. WAKAJATI JATIM
2. ASINTEL KEJATI JATIM
3. ASWAS KEJATI JATIM
DARI : KAJARI SURABAYA
PERIHAL : *LAPORAN INTELIJEN KHUSUS (LAPINSUS) KEGIATAN PENGGELEDAHAN DAN PENYITAAN DI SEJUMLAH LOKASI DI SURABAYA OLEH TIM PENYIDIK PIDSUS KEJAKSAAN AGUNG RI*
Bahwa pada hari Rabu tanggal 23 Oktober 2024 sekira pukul 07.00 WIB s/d 12.00 WIB bertempat :
1. Apartemen Gunawangsa Tidar Tower C Unit 2336 Jl. Tidar No. 350 Surabaya (apartemen milik Erintuah Damanik)
2. Apartemen Gunawangsa Tidar Tower C Unit 3220 Jl. Tidar No. 350 Surabaya (apartemen milik Mangapul)
3. Jl. Ketintang Baru Selatan V blok C No. 2 Ketintang Surabaya (rumah milik Heru Hanindyo)
4. Jl. Raya Kendangsari No.51-53 Surabaya (kantor Lisa Associates & Legal Consultant)
5. Jl. Kendangsari Selatan No. 1 Surabaya (rumah Lisa Rachmat)
6. Jl. Manyar Tirtoyoso Utara IV No. 21 Sukolilo Surabaya (rumah Kevin Wibowo)
Telah dilaksanakan kegiatan Penggeladahan dan Penyitaan oleh Tim Penyidik Pidsus Kejagung RI berkaitan dg kasus dugaan korupsi dan gratifikasi penanganan perkara oleh Hakim Pengadilan Negeri Surabaya.
*A. KRONOLOGI :*
1. Pkl. 06.30 WIB, Tim Penyidik Pidsus Kejagung RI dibagi menjadi 4 (empat) tim menuju lokasi penggeledahan didampingi oleh personel Puspom TNI, Intelijen Kejati Jatim dan Kejari Surabaya.
2. Pkl. 07.00 WIB, Tim Penyidik Pidsus Kejagung RI tiba di lokasi dan langsung melakukan penggeledahan dan penyitaan yg dilakukan secara tertutup. Personel Puspom TNI dan tim Intelijen Kejati jatim bersama dengan tim intelijen kejari surabaya melakukan pengamanan terbuka dan tertutup.
3. Pkl. 09.00 WIB, Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya didampingi beberapa hakim tinggi tiba di lokasi penggeledahan yaitu rumah Heru Hanindyo untuk bertemu Tim Penyidik Pidsus Kejagung RI guna menanyakan Surat Perintah dan maksud serta tujuan penggeledahan. Setelah dijelaskan, Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya menyatakan tidak berniat mencampuri kegiatan penyidikan oleh Kejaksaan, hanya ingin melihat keadaan saja karena Heru Hanindyo adalah anak buahnya.
4. Pkl. 09.30 WIB, Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya meninggalkan lokasi.
5. Pkl 13.50 WIB, kegiatan penggeledahan yang bertempat di Jl. Raya Kendangsari No.51-53 Surabaya (kantor Lisa Associates & Legal Consultant) telah selesai dan untuk kegiatan di Jl. Ketintang Baru Selatan V blok C No. 2 Ketintang Surabaya (rumah milik Heru Hanindyo) serta Apartemen Gunawangsa Tidar Tower C Unit 3220 Jl. Tidar No. 350 Surabaya (apartemen milik Mangapul) masih berlangsung
*B. TREND/KIRKA :*
1. Bahwa kegiatan penggeledahan dan penyitaan hari ini berkaitan dengan dugaan korupsi dan gratifikasi penanganan perkara an. Gregorius Ronald Tannur dimana Erintuah Damanik (Hakim Ketua), Mangapul (Hakim Anggota) dan Heru Hanindyo (Hakim Anggota) merupakan majelis hakim perkara tersebut. Sedangkan Lisa Rachmat dan Kevin Wibowo merupakan pihak terkait.
2. Bahwa kedatangan Ketua PT Surabaya merupakan bentuk dukungan kepada majelis hakim perkara tersebut. Ini terlihat dari ditempatkannya 4 (empat) orang hakim dan staf PT Surabaya utk mengikuti dan memantau jalannya kegiatan sampai selesai namun tidak menutup kemungkinan setelah pihal PT mengetahui terkait penggeledahan tersebut ada pihak-pihak yang sekiranya terlibat akan berusaha untuk melakukan upaya intervensi terhadap kegiatan penggeledahan tersebut.
*D. SARPAT :*
1. Agar tim intelijen kejari surabaya berkoordinasi dengan tim intelijen kejati jatim dan satgas pidsus Kejaksaan Agung berkaitan dengan kegiatan penggeledahan tersebut.
2. Agar tim intelijen melakukan pengamanan terhadap kegiatan penggeledahan di 4 lokasi tersebut hingga kegiatan selesai.
Demikian dilaporkan dan selanjutnya mohon petunjuk.
“Yang (menangani kasus) Ronald Tannur pasti sudah tahu semua teman-teman,” katanya saat konferensi pers di tengah pemeriksaan ketiga tersangka berlangsung di Kejati Jatim, Rabu (23/10/2024).
Ia tak menjelaskan secara detail pemeriksaan tersebut, termasuk nilai suap atau gratifikasi yang diterima ketiganya dalam kasus Ronald Tannur. Kejati Jatim hanya memfasilitasi tempat pemeriksaan ketiga tersangka.
“Dari kami hanya ketempatan melaksanakan kegiatan memfasilitasi kegiatan teman-teman yang sedang melaksanakan kegiatan pemeriksaan. Di mana ada tiga orang yang diduga menerima suap gratifikasi terkait perkara yang berkaitan dengan penanganan perkara Ronald Tannur,” bebernya.
Untuk detail kasus, lanjutnya, akan dijelaskan lengkap oleh Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung di Jakarta, pukul 19.00 WIB malam ini.
“Nanti jam 19 Pak Jampidsus sendiri yang akan langsung memaparkan kasusnya terkait penanganan tersebut,” imbuhnya.
Ketiga hakim itu, kata Mia, ditangkap di beberapa titik di Jawa Timur hari ini. “Di sini di Jatim, di beberapa titik yang dilakukan penggeledahan,” susulnya.
Kedatangan tiga hakim tersebut bertahap, mulai pukul 16.32 WIB Heru Hanindyo dibawa mobil hitam, pukul 17.01 menyusul dua mobil membawa Erintuah Damanik dan Mangapul.
Selain itu terlihat satu wanita yang ikut menutup wajahnya dengan tas saat dipanggil wartawan dengan sebutan Bu Lisa. Panggilan itu diduga mengacu pada nama Lisa Rahmat pengacara Ronald Tannur.
Tapi hingga berita ini diunggah belum bisa dipastikan siapa sosok perempuan yang keluar bersama Damanik dari mobil itu. “Kita belum tahu (siapa sosok perempuan),” tegas Mia.
(Tim)